Mudik Lebaran Dilarang, Polri: Jumlah Pemudik Turun dari 81 Juta Jadi 17,5 Juta Orang

loading...
Mudik Lebaran Dilarang, Polri: Jumlah Pemudik Turun dari 81 Juta Jadi 17,5 Juta Orang
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 di Lapangan Presisi Mapolda Metro Jaya dipimpin Kakorlantas Irjen Pol Istiono dan dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Foto/Carlos Roy Fajarta
JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyebutkan jumlah pemudik berkurang drastis dengan adanya larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Hal tersebut disampaikan Istiono saat membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ketika memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 di Mapolda Metro Jaya pada Rabu (5/5/2021) dengan.

"Dari data survei Kementerian Perhubungan dengan adanya larangan mudik dapat membendung masyarakat yang akan melakukan aktivitas mudik. Jika tidak dilarang mudik, akan ada perjalanan mudik 81 juta orang pada Idul Fitri tahun ini," ujar Istiono, Rabu (5/5/2021) di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya. Baca juga: Polri Sebut Larangan Mudik Lebaran 2021 Akibat Tren Covid-19 Naik

Namun dengan adanya pelarangan mudik jumlah masyarakat yang dapat melakukan aktivitas mudik dengan berbagai alasan bisa diminimalisir. "Setelah diumumkan larangan mudik masih ada 7% masyarakat atau 17,5 juta orang yang akan tetap melaksanakan mudik. Oleh karena itu Operasi Ketupat Jaya harus dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran dalam menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi.

(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top