Saatnya Bangga Buatan Indonesia

Rabu, 05 Mei 2021 - 06:19 WIB
loading...
Saatnya Bangga Buatan...
Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI) diperingati 5 Mei. Pemerintah mengajak masyarakat untuk belanja online. (Ilustrasi: KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A A A
HARI ini resmi dinyatakan sebagai Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI). Menandai peringatan 5 Mei sebagai Hari BBI, pemerintah mengajak masyarakat untuk belanja online. Ajakan tersebut digaungkan langsung Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, yang meyakini bahwa belanja online sebagai salah satu upaya menggerakkan perekonomian nasional. Karena itu, mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memakai produk lokal. Pakailah produk Indonesia dari ujung rambut sampai ujung kuku.

Sebagai bukti kecintaan pada produk lokal, Mendag Muhammad Lutfi memamerkan bahwa dia menggunakan jas buatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) saat menjadi salah seorang narasumber pada Forum Merdeka Barat (FMB) 9 secara virtual yang bertajuk “Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia” awal pekan ini. Lutfi mengakui bahwa setelan jas yang dikenakannya ternyata cukup keren dan tidak kalah dengan produk dari luar negeri. Walau bangga dengan busana buatan lokal, Lutfi jujur mengakui masih ada satu produk luar negeri yang menempel di badannya, yakni dasi dengan dominasi warna ungu buatan luar negeri. Barangkali setelah hari ini Mendag Lutfi sudah total meninggalkan produk impor.

Untuk menjadikan produk Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri, Kementerian Perdagangan (Kemendag), sebagaimana ditegaskan Muhammad Lutfi, segera membenahi tata penjualan pada toko online. Pria yang pernah menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu memastikan marketplace yang beroperasi di Indonesia akan lebih mengakomodasi produk lokal. Marketplace harus diatur sebaik-baiknya sehingga terdapat perdagangan yang adil dan bermanfaat. Dan dipastikan bahwa marketplace Indonesia diisi oleh masyarakat Indonesia.

Sebagai langkah awal, Mendag Muhammad Lutfi meminta pelaku e-commerce memberikan ruang strategis untuk produk lokal, agar produk buatan Indonesia bisa dilihat paling pertama apabila membuka laman platform marketplace. Pemerintah sadar sepenuhnya bahwa tidak bisa memaksa orang belanja produk Indonesia. Karena itu, harus diiringi dengan peningkatan kualitas produk lokal sehingga bisa mengimbangi produk asing. Produk lokal harus kompetitif, dari kualitas produk nyaman dipakai dan harganya terjangkau oleh masyarakat.

Selain meminta pelaku e-commerce untuk memberi perhatian serius terhadap produk dalam negeri, Kemendag fokus dalam meningkatkan kemampuan berdagang para pelaku UMKM. Misalnya Kemendag akan memberikan pelatihan bagaimana cara berjualan yang unik. Trik-trik dagang yang benar memang sangat diperlukan bila ingin sukses berdagang melalui marketplace. Zaman sekarang persaingan makin keras karena itu dibutuhkan berbagai inovasi agar dagangan bisa dilirik oleh konsumen. Dalam bisnis digital inovasi adalah kunci kesuksesan. Hukum dagang konvensional sudah berubah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perindo Hadirkan Program...
Perindo Hadirkan Program Sertifikasi Halal untuk UMKM, Tingkatkan Kualitas Produk dan Perkuat Ekonomi Rakyat
Dasco Minta Impor Mobil...
Dasco Minta Impor Mobil Pikap dari India Ditunda, Great Institute: Cerminan DPR Pro Industri Dalam Negeri
UMKM Indonesia Gulung...
UMKM Indonesia Gulung Tikar
Dihadiri Ribuan Pengunjung,...
Dihadiri Ribuan Pengunjung, Holding UMKM Expo 2025 Sukses Digelar
Lumbung Digital Nasional
Lumbung Digital Nasional
ShopeeVIP, Pilihan Smart...
ShopeeVIP, Pilihan Smart Shopper untuk Belanja Pintar
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Euforia Pesta Belanja...
Euforia Pesta Belanja Tengah Tahun, Watsons 6.6 Mid Year Sale Makin Nyaman
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Rekomendasi
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Disomasi Tessa Kaunang,...
Disomasi Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Bantah Cemarkan Nama Baik
Sandy Tumiwa Ungkap...
Sandy Tumiwa Ungkap Alasan Unggah Foto Tessa kaunang Berhijab, Kangen!
Berita Terkini
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved