Survei Indikator Sebut 45,8% Masyarakat Setuju Pelarangan Mudik

Selasa, 04 Mei 2021 - 20:01 WIB
loading...
Survei Indikator Sebut...
Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyebut sebanyak 45,8% masyarakat Indonesia setuju dengan adanya kebijakan pemerintah ihwal mudik lebaran 1442 hijriah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyebut sebanyak 45,8% masyarakat Indonesia setuju dengan adanya kebijakan pemerintah ihwal mudik Lebaran 1442 hijriah . Dalam temuan itu, mayoritas masyarakat yang setuju beralasan agar dapat mengurangi penyebaran COVID-19.

"Sementara 28,0% masyarakat tidak setuju dengan kebijakan mudik, kemudian 23,0% masyarakat berikap netral, dan sisanya 3,2% tidak menjawab," ujar Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan rilis survei melalui siaran virtual, Selasa (4/5/2021). Baca juga: Jasa Marga Prediksi 593.185 Kendaraan Keluar Masuk Jabdoetabek Saat Larangan Mudik

Burhanuddin menyampaikan sebanyak 36,4% masyarakat yang setuju dengan adanya pelarangan mudik beralasan untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Sementara 18,4% masyarakat yang tidak setuju dengan pelarangan mudik beralasan karena ingin bertemu dengan keluarga.

"Berkunjung ke rumah keluarga menjadi penyebab utama warga tidak setuju dengan pelarangan mudik," kata dia.

Adapun survei yang dilakukan ini mencakup semua provinsi di Indonesia. Dilakukan pada 13–17 April 2021 dengan metode wawancara kontak telepon ke responden menggunakan random sampling. Berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Baca juga: Posko Penyekatan Larangan Mudik Lebaran Ditambah Jadi 381 Titik

Survei ini melibatkan 1.200 responden. Dengan memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Pamer Sitaan Korupsi...
Pamer Sitaan Korupsi Diyakini Bisa Dorong Kontrol Publik Atas Korupsi
Kejagung Pamer Triliuan...
Kejagung Pamer Triliuan Uang Sitaan, Lima: Bentuk Transparansi
Ekspose Tumpukan Uang...
Ekspose Tumpukan Uang Korupsi, Pakar Hukum: Untuk Menunjukkan Negara Hadir
Kejagung Dianggap Cerdik...
Kejagung Dianggap Cerdik dalam Strategi Pemberantasan Korupsi
72,8% Puas Program MBG,...
72,8% Puas Program MBG, Waka BGN: Bantu Kami dalam Bentuk Pengawasan
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Mudik Laut Meningkat,...
Mudik Laut Meningkat, Penumpang Memadati Kapal Tujuan Pulau
“Dimudikin Sprite”...
Dimudikin Sprite Resmi Dilepas, 300 Pemilik Warung Mudik ke Surabaya, Yogyakarta, dan Lampung
Rekomendasi
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Berita Terkini
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved