Tes Alih Status Pegawai KPK ke ASN Dinilai Jadi Alat Politik

Selasa, 04 Mei 2021 - 16:28 WIB
loading...
Tes Alih Status Pegawai...
Tes wawasan kebangsaan dalam alih status pegawai KPK menjadi ASN menuai kritikan. Terlebih, puluhan pegawai KPK dikabarkan tak lolos menjadi ASN, termasuk Penyidik Senior Novel Baswedan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tes wawasan kebangsaan dalam alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) menuai kritikan. Terlebih, puluhan pegawai KPK dikabarkan tak lolos menjadi ASN, termasuk Penyidik Senior Novel Baswedan.

"Tes wawasan kebangsaan ini seharusnya tidak menjadi satu-satunya ukuran dalam menilai kinerja birokrasi KPK dalam memberantas korupsi," ujar Sekretaris Nasional Public Interest Lawyer Network (Pilnet) Indonesia, Erwin Natosmal Oemar kepada SINDOnews, Selasa (4/5/2021). Baca juga: Ada Pertanyaan soal FPI dalam Tes Alih Status Pegawai KPK

Apalagi, Erwin mengaku belum melihat relevansi dan dampaknya bagi pemberantasan korupsi. Misalnya, kata dia, tidak menerima suap dan tidak melakukan conflict of interest atau konflik kepentingan.

"Membaca kurang jelasnya argumen urgensi tes wawasan kebangsaan ini, namun tetap dipaksakan sebagai variabel utama, saya berpendapat bahwa tes ini condong sebagai alat politik dalam menyaring pegawai-pegawai tertentu dari KPK," katanya. Baca juga: Bikin Penasaran, Soal Ujian yang Bikin Banyak Pegawai KPK Tak Lolos ASN

Maka itu, lanjut Erwin, publik dan semua universitas di Indonesia harus meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara transparan mempublikasikan ukuran dan hasil tesnya. Adapun alih status pegawai KPK menjadi ASN itu merupakan implementasi dari Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kenakan Rompi Oranye usai Diperiksa KPK, Langsung Ditahan
KPK Panggil Sekda dan...
KPK Panggil Sekda dan Anggota DPRD terkait Kasus Bupati Muara Enim
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK di Kasus Gratifikasi
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
Kasus Suap Bupati Suhardiman...
Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
Rekomendasi
Banding Olise Ditolak,...
Banding Olise Ditolak, FIFA Bikin Prancis Murka
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
Solusi Menginap Berkualitas...
Solusi Menginap Berkualitas dengan Biaya Terjangkau Mulai Rp100.000
Berita Terkini
Viral Surat Edaran Peningkatan...
Viral Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan, Ini Penjelasan Kejagung
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Infografis
Gagal Jadi Presiden,...
Gagal Jadi Presiden, Manny Pacquiao Comeback ke Ring Tinju
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved