Munas AAI Digelar Juni, Kontestasi Mulai Menghangat
Senin, 03 Mei 2021 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Saat diberitahukan hal tersebut, sontak Ranto terkejut dan bertanya kepada Efran, apakan ini sudah keputusan atau masih mau didiskusikan,
Ranto juga mempertanyakan kenapa tidak mengikutsertakannya dan tim. Saat bertemu langsung dengan Palmer dan Efran, Ranto mempertanyakan soal keberadaan dua senior AAI yang saat ini juga aktif di Peradi SAI. Posisi apa yang akan diberikan dalam struktur pengurusan?
"Saya tanya hal itu karena tidak mau AAI ini nantinya malah dibawa masuk ke Peradi manapun khususnya Peradi SAI. Sebab sesuai AD/ART, maka AAI punya kemandirian dan harus tegak lurus, tidak berafiliasi dengan organisasi advokat manapun," tuturnya. Baca juga: Ajukan Banding Vonis 6 Tahun Bui Nurhadi, KPK: Hakim Belum Mengakomodir Fakta Persidangan
Merasa tidak ada jawaban tegas, Ranto memutuskan menolak tawaran sebagai Sekjen Palmer dan mengalihkan dukungan kepada paket Ismak dan Wenda. Ranto mengaku diminta ikut menjadi calon wakil Ketua Umum.
Ranto mengaku merasa kecewa karena Efran mengalihkan dukungan ke pihak lain tanpa ada pembicaraan. "Padahal harapan Saya ingin AAI menjadi organisasi advokat yang mandiri. Kedepan, tidak hanya pengurus yang tidak boleh rangkap jabatan, anggota pun demikian," tuturnya. Baca juga: Infrastruktur Siap, Pembelajaran Tatap Muka di Bandung Tunggu Izin Orang Tua
Ranto juga mempertanyakan kenapa tidak mengikutsertakannya dan tim. Saat bertemu langsung dengan Palmer dan Efran, Ranto mempertanyakan soal keberadaan dua senior AAI yang saat ini juga aktif di Peradi SAI. Posisi apa yang akan diberikan dalam struktur pengurusan?
"Saya tanya hal itu karena tidak mau AAI ini nantinya malah dibawa masuk ke Peradi manapun khususnya Peradi SAI. Sebab sesuai AD/ART, maka AAI punya kemandirian dan harus tegak lurus, tidak berafiliasi dengan organisasi advokat manapun," tuturnya. Baca juga: Ajukan Banding Vonis 6 Tahun Bui Nurhadi, KPK: Hakim Belum Mengakomodir Fakta Persidangan
Merasa tidak ada jawaban tegas, Ranto memutuskan menolak tawaran sebagai Sekjen Palmer dan mengalihkan dukungan kepada paket Ismak dan Wenda. Ranto mengaku diminta ikut menjadi calon wakil Ketua Umum.
Ranto mengaku merasa kecewa karena Efran mengalihkan dukungan ke pihak lain tanpa ada pembicaraan. "Padahal harapan Saya ingin AAI menjadi organisasi advokat yang mandiri. Kedepan, tidak hanya pengurus yang tidak boleh rangkap jabatan, anggota pun demikian," tuturnya. Baca juga: Infrastruktur Siap, Pembelajaran Tatap Muka di Bandung Tunggu Izin Orang Tua
(dam)
Lihat Juga :