Rajin Safari Politik ke Parpol, Pengamat: PKS Tak Serius Garap Poros Islam

Senin, 03 Mei 2021 - 09:11 WIB
loading...
Rajin Safari Politik...
Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai safari politik PKS ke beberapa partai politik merupakan langkah pragmatis menyongsong perhelatan Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai safari politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke beberapa partai politik (Parpol) merupakan langkah pragmatis menyongsong perhelatan Pilpres 2024.

PKS ingin menampilkan diri sebagai parpol terbuka dan siap berkoalisi dengan parpol manapun tak terkecuali berhaluan nasionalis, semisal PDI Perjuangan (PDIP). "Saya kira silaturahmi dan safari politik PKS adalah bentuk pendekatan menjelang Pilpres 2024. Dapat dipahami bahwa PKS siap membuka diri dan berkoalisi dengan poros manapun di pilpres mendatang," kata Fadhli saat dihubungi, Senin (3/5/2021). Baca juga: Pertemuan PDIP-PKS Sepakati Sejumlah Hal, Ini Rinciannya

Analis politik asal UIN Jakarta itu berpandangan, bahwa PKS berada pada posisi dilematis jika hanya ingin merebut ceruk suara muslim saja, sementara poros Islam sulit dibentuk. "Artinya PKS tak serius atau bahkan tak berambisi besar membentuk poros Islam seperti yang diisukan selama ini. Akhirnya langkah pragmatis menjadi jalan alternatif menuju Pilpres mendatang," terangnya. Baca juga: PKS-PKB Sinergi Wujudkan Islam Rahmatan Lil 'Alamin di Indonesia

Terlebih kata Fadhli, di Pilpres mendatang kemungkinan besar tak ada incumbent yang akan ikut bertarung, sehingga polarisasi pilihan akan semakin terbuka dengan banyaknya calon yang ikut bertarung. “Dengan semakin banyak calon yang berpotensi diusung, PKS berpeluang mempertebal bargaining posisition, setidaknya dengan perolehan suara mereka pada pemilu lalu," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved