Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Doni Monardo: Jangan Sampai Jadi Klaster Baru

loading...
Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Doni Monardo: Jangan Sampai Jadi Klaster Baru
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta agar tidak terjadi lagi kerumunan tanpa protokol kesehatan di pusat perbelanjaan seperti di Tanah Abang. FOTO/CAPTURE/SINDOnews
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta agar tidak terjadi lagi kerumunan tanpa protokol kesehatan (prokes) di pusat-pusat perbelanjaan seperti yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Ia mengingatkan kejadian seperti itu bisa menimbulkan klaster baru Covid-19.

"Kemudian juga mulai ramainya pusat-pusat perbelanjaan di sejumlah kota-kota besar, tolong ini jangan sampai ini nanti akan menjadi klaster baru. Karena kita lihat sama di Jakarta, pusat perbelanjaan penuh," kata Doni dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional secara virtual, Minggu (2/5/2021).

Doni pun meminta agar ada kepedulian bersama antarpimpinan pemerintah daerah dengan dukungan TNI/Polri agar mengantisipasi tidak terjadi lagi kerumunan seperti di Tanah Abang.

Baca juga: Pengunjung Pasar Tanah Abang Membludak, Polisi Tutup Jalan H Fachrudin Jakpus

"Oleh karenanya diperlukan kepedulian dari semua pimpinan, baik unsur pemerintah daerah termasuk dukungan TNI/Polri," kata Doni.

Ia pun mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan Pangdam Jaya dan juga Kapolda Metro Jaya yang hari ini turun langsung ke Pasar Tanah Abang.



"Hari ini kita lihat DKI, Gubernur DKI Pak Anies, Pangdam serta Kapolda, telah turun ke lapangan. Dan kita berharap upaya pencegahan ini dilakukan lebih awal, supaya menghindari terjadinya penularan," ujarnya.

Baca juga: Anies Imbau Pengunjung Belanja di Pasar Selain Pasar Tanah Abang

Doni pun mengatakan bahwa Covid-19 ditularkan oleh manusia ke manusia lainnya. Oleh karenanya hal ini juga perlu diwaspadai oleh semua masyarakat. "Covid ditularkan bukan oleh hewan, bukan oleh binatang, tetapi oleh manusia," katanya.
(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top