Pemerintah Diminta Terbuka soal Pelatihan Online Kartu Prakerja

Minggu, 19 April 2020 - 16:34 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Terbuka...
Pemerintah diminta transparan dalam penunjukan lembaga yang melaksanakan pelatihan online dalam program kartu prakerja. Ilustrasi/prakerja.id
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay mendesak pemerintah agar transparan dalam penunjukan lembaga yang melaksanakan pelatihan online dalam program kartu prakerja.

Menurut dia, pemerintah harus menjelaskan alasan-alasan pemilihan lembaga yang ditunjuk. "Harus dijelaskan secara terbuka karena mereka yang sudah mendaftar bisa tahu lembaga mana yang cocok untuk mereka ikuti sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki,” kata Saleh kepada SINDOnews, Sabtu 18 April 2020.

Pernyataan itu seiring dengan munculnya isu terkait materi pelatihan online progam Kartu Prakerja mirip dengan konten gratis yang sudah tersedia di aplikasi seperti Youtube.

Jika materi pelatihan yang diberikan sama dengan ada di internet atau media sosial, Saleh menilai DPR akan mengkritik tegas efektivitas program pelatihan tersebut.

"Kalau sama, tanpa ada kartu prakerja pun, ya tidak perlu. Karena itu sudah banyak di media sosial. Artinya sudah tidak asing. Ini sama saja dengan membagi-bagi uang maka yang dapat untung banyak bukan masyarakat, tetapi lembaga penyedia pelatihan,” tuturnya.

Saleh meminta agar pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang mengurusi program kartu prakerja untuk menjunjung transparansi dan akuntabilitas dalam proses penunjukan mitra pelatihan kerja. Hal itu diperlukan untuk mencegah spekulasi negatif tentang program tersebut.

“Karena pelatihan online program kartu prakerja ini kan menggunakan dana negara. Jadi jangan sampai penggunaan dana ini jadi sia-sia,” ujarnya.(Baca juga: Ruangguru Jadi Mitra Kartu Prakerja, Pengamat Nilai Ada Konflik Kepentingan )

Selain itu, Komisi IX DPR juga berupaya memanggil kementerian/lembaga terkait, termasuk mitra program kartu prakerja untuk mengetahui informasi secara konkret perihal materi pelatihan yang diberikan.

“Apakah tawaran itu visible atau tidak dengan tantangan dunia kerja saat ini. Apalagi, program ini tidak ada link and match dengan perusahaan-perusahaan. Belum ada jaminan setelah pelatihan akan direkrut oleh perusahaan,” katanya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mendorong pemerintah agar pelatihan ini diiringi dengan praktek kerja lapangan yang konkret. Dengan begitu, pesertanya terbukti memiliki skill dan keahlian, bukan hanya sekadar sertifikat.

“Tanpa ada praktik kerja tersebut, target awalnya enggak tercapai. Karena target dari awal kan ingin meningkatkan skill dari pekerja, baik yang belum dapat kerjaan, pekerja yang di-PHK,” tandasnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kartu Prakerja Dinilai...
Kartu Prakerja Dinilai Memberi Peluang Masyarakat Tingkatkan Keterampilan
Berdampak Signifikan,...
Berdampak Signifikan, Pemerintah Akan Lanjutkan Program Prakerja
Indonesia Skills Week...
Indonesia Skills Week Prakerja Tawarkan Ratusan Pelatihan Gratis
Yerry Yawalujan Yakin...
Yerry Yawalujan Yakin Ganjar Lanjutkan Program Kartu Prakerja Jokowi
Perindo Usul Masa Daftar...
Perindo Usul Masa Daftar Kartu Prakerja Diperpanjang dan Kuota Ditambah
Airlangga Sebut Kartu...
Airlangga Sebut Kartu Prakerja Merupakan Misi Kemanusiaan dengan Pemberdayaan
Kemenko Perekonomian...
Kemenko Perekonomian Usul Prabowo Lanjutkan Program Kartu Prakerja
Kebutuhan Green Job...
Kebutuhan Green Job Diproyeksikan Capai 4,4 Juta di 2030
Pendaftaran Akun Baru...
Pendaftaran Akun Baru Pelatihan Prakerja Masih Dibuka, Ini Beragam Pilihan Kelas Skill Academy
Rekomendasi
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved