Ruangguru Jadi Mitra Kartu Prakerja, Pengamat Nilai Ada Konflik Kepentingan
Minggu, 19 April 2020 - 00:50 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pelatihan daring dalam program kartu prakerja yang dicanangkan pemerintahmenangani pandemi Corona atau COVID-19 menjadi sorotan. Pasalnya salah satu lembaga, yakni Ruangguru, terafiliasi dengan Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi, Adamas Belva Syah Devara.
Pengamat hukum Feri Amsari menilai, ada konflik kepentingan dalam keterlibatan Ruangguru di pelatihan daring bagi pemilik kartu prakerja. Penyelenggaaran negara meski dalam keadaan seperti bencana, tetap mengikuti peraturan-perundangan yang berlaku.
“Untuk anggaran Rp20 triliun tetap mengunakan tata cara pengadaan barang dan jasa sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, tidak boleh ada penunjukan langsung,” terang Feri saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (18/04/2020).
Konflik kepentingan itu dilarang dan aturannya ada dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggara Negara Yang Bebas dan Bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Belva sekarang berada di lingkaran istana. Feri menyarankan agar Ruangguru tidak menerima tender-tender yang ada konflik kepentingannya.
“Bagi saya, itu sama saja istana mempermalukan diri sendiri. Di tengah bencana ada lingkaran di dalam istana, ada pihak-pihak atau figure yang terlibat langsung atau mendapatkan keuntungan dari berbagai proyek kegiatan negara,” ungkapnya.
Pengamat hukum Feri Amsari menilai, ada konflik kepentingan dalam keterlibatan Ruangguru di pelatihan daring bagi pemilik kartu prakerja. Penyelenggaaran negara meski dalam keadaan seperti bencana, tetap mengikuti peraturan-perundangan yang berlaku.
“Untuk anggaran Rp20 triliun tetap mengunakan tata cara pengadaan barang dan jasa sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, tidak boleh ada penunjukan langsung,” terang Feri saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (18/04/2020).
Konflik kepentingan itu dilarang dan aturannya ada dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggara Negara Yang Bebas dan Bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Belva sekarang berada di lingkaran istana. Feri menyarankan agar Ruangguru tidak menerima tender-tender yang ada konflik kepentingannya.
“Bagi saya, itu sama saja istana mempermalukan diri sendiri. Di tengah bencana ada lingkaran di dalam istana, ada pihak-pihak atau figure yang terlibat langsung atau mendapatkan keuntungan dari berbagai proyek kegiatan negara,” ungkapnya.
Lihat Juga :