Moeldoko Tegaskan HUT ke 48 HKTI Momentum Perbaiki Nasib Petani
Rabu, 28 April 2021 - 11:05 WIB
loading...
Ketua Umum DPP HKTI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menegaskan, komitmen HKTI senantiasa berada di garda terdepan perjuangkan nasib petani bisa lewat kebijakan. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menegaskan, komitmen HKTI yang senantiasa berada di garda terdepan memperjuangkan nasib petani bisa lewat kebijakan.
Baca juga: Diterjang Pandemi Covid-19 Harga Sawit Stabil, HKTI Sebut Berkah Bagi Petani
Hal ini disampaikan Moeldoko disela-sela syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48 HKTI di Jakarta, Selasa 27 April 2021. Acara HUT ke 48 HKTI ini diisi dengan doa bersama dan santunan kepada 48 anak yatim.
Dalam sambutannya, Moeldoko mengatakan, HKTI kini telah berusia 48 tahun. "Kita mesti berterima kasih dan menaruh rasa hormat kepada para senior yang sudah membesarkan HKTI," kata Moeldoko.
Baca juga: HKTI Sebut Jabar Tak Perlu Takut Ancaman Krisis Pangan
Menurut Moeldoko, bedanya usia manusia dan organisasi adalah, jika manusia makin renta tapi organisasi seharusnya makin tua makin top. "HKTI dibentuk pasti punya tujuan mulia yakni ingin memperbaiki nasib para petani," ucap Moeldoko.
Moeldoko menyampaikan, HKTI memperjuangkan nasib petani bisa lewat kebijakan. Menurutnya, dalam teori kebijakan publik ada yang namanya pressure group.
Baca juga: Diterjang Pandemi Covid-19 Harga Sawit Stabil, HKTI Sebut Berkah Bagi Petani
Hal ini disampaikan Moeldoko disela-sela syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48 HKTI di Jakarta, Selasa 27 April 2021. Acara HUT ke 48 HKTI ini diisi dengan doa bersama dan santunan kepada 48 anak yatim.
Dalam sambutannya, Moeldoko mengatakan, HKTI kini telah berusia 48 tahun. "Kita mesti berterima kasih dan menaruh rasa hormat kepada para senior yang sudah membesarkan HKTI," kata Moeldoko.
Baca juga: HKTI Sebut Jabar Tak Perlu Takut Ancaman Krisis Pangan
Menurut Moeldoko, bedanya usia manusia dan organisasi adalah, jika manusia makin renta tapi organisasi seharusnya makin tua makin top. "HKTI dibentuk pasti punya tujuan mulia yakni ingin memperbaiki nasib para petani," ucap Moeldoko.
Moeldoko menyampaikan, HKTI memperjuangkan nasib petani bisa lewat kebijakan. Menurutnya, dalam teori kebijakan publik ada yang namanya pressure group.
Lihat Juga :