Klinik Asiki, Salah Satu Faskes Pertama Melayani Masyarakat Pedalaman
Selasa, 27 April 2021 - 14:05 WIB
loading...
Klinik Asiki, fasilitas kesehatan modern di pedalaman Boven Digoel, Papua. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pandemi mengubah tatanan pada banyak sektor, tidak terkecuali kesehatan. Keberadaan virus Corona (Covid-19) yang menyebar dengan cepat menyebabkan banyak orang enggan untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan (Faskes).
Baca juga: Ribuan Limbah Medis Covid-19 Cemari Lingkungan, Kemenkes Perlu Tegur Faskes
Mereka cemas, rumah sakit dan klinik yang dikunjungi akan membuat mereka tertular virus corona (Covid-19). Padahal, tidak jarang di antara masyarakat yang masih membutuhkan layanan kesehatan.
Kondisi ini yang dialami Klinik Asiki, fasilitas kesehatan modern di pedalaman Boven Digoel, Papua. Sejak virus corona menghampiri Indonesia pada Maret 2020, klinik yang dikelola Tunas Sawa Erma (TSE) Group ini mengalami penurunan pasien secara signifikan.
Baca juga: Tak Perlu Tunggu SMS, Masyarakat Bisa Datangi Faskes untuk Vaksinasi Covid-19
Sebagai informasi, Klinik Asiki merupakan klinik pratama modern yang ditunjang dengan perlengkapan canggih. Klinik ini memberikan fasilitas pelayanan kesehatan secara gratis untuk Orang Asli Papua (OAP).
Baca juga: Ribuan Limbah Medis Covid-19 Cemari Lingkungan, Kemenkes Perlu Tegur Faskes
Mereka cemas, rumah sakit dan klinik yang dikunjungi akan membuat mereka tertular virus corona (Covid-19). Padahal, tidak jarang di antara masyarakat yang masih membutuhkan layanan kesehatan.
Kondisi ini yang dialami Klinik Asiki, fasilitas kesehatan modern di pedalaman Boven Digoel, Papua. Sejak virus corona menghampiri Indonesia pada Maret 2020, klinik yang dikelola Tunas Sawa Erma (TSE) Group ini mengalami penurunan pasien secara signifikan.
Baca juga: Tak Perlu Tunggu SMS, Masyarakat Bisa Datangi Faskes untuk Vaksinasi Covid-19
Sebagai informasi, Klinik Asiki merupakan klinik pratama modern yang ditunjang dengan perlengkapan canggih. Klinik ini memberikan fasilitas pelayanan kesehatan secara gratis untuk Orang Asli Papua (OAP).
Lihat Juga :