Beri Perhatian Besar Soal Penanganan Bencana, Megawati: Saya Bukan Mau Cari Nama
Jum'at, 23 April 2021 - 21:24 WIB
loading...
Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri meminta tolong kepada sejumlah pejabat Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin agar bersedia serius mengambil langkah koordinasi maupun kebijakan menghadapi kemungkinan bencana di Indonesia. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden RI kelima yang juga Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri meminta tolong kepada sejumlah pejabat Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin agar bersedia serius mengambil langkah koordinasi maupun kebijakan menghadapi kemungkinan bencana di Indonesia.
Megawati mengatakan dirinya bukan hendak mencari nama dengan aksi minta tolongnya itu."Saya bukan mau cari nama. Apalagi yang saya mau cari? Saya sudah cukup kok," ujar Megawati yang hadir secara virtual dalam launching Gerakan Budaya Siaga Bencana, yang dilaksanakan di auditorium BMKG, di Jakarta Pusat, Jumat (23/4/2021).Baca juga: Urusan Penanganan Bencana, Hasto Sebut Megawati Lebih Heboh dari Pemilu
Sambil berkelar, dia bercerita pertemuannya dengan Presiden Jokowi. Dimana Megawati mengaku sudah bahagia mendapat uang pensiunan sebagai mantan anggota DPR, mantan presiden dan wakil presiden, serta nantinya sebagai Kepala Badan Pengarah BPIP. Baginya, itu semua sudah cukup untuk bisa memberi uang saku untuk cucu-cucunya.
Putri Proklamator RI Soekarno itu mengatakan dirinya meminta agar para pejabat negara pusat dan pemerintahan daerah perlu diskusi, duduk, hingga membuat keputusan bersama soal bencana. Sehingga bisa langsung diaplikasikan.
"Karena saya deg-degan melulu (tentang potensi bencana, red). Saya nyuwun tulung bener (minta tolong sekali, red). Karena ini buat rakyat, bukan buat saya. Tolong diurus sampai detail," kata Megawati.
Dia lalu menceritakan pengalamannya bicara dengan mantan Wapres AS Al Gore dan mantan Menteri Lingkungan Hidup Bhutan. Intinya, soal bahayanya krisis global warming yang akan berdampak besar ke Indonesia.
Megawati mengatakan dirinya bukan hendak mencari nama dengan aksi minta tolongnya itu."Saya bukan mau cari nama. Apalagi yang saya mau cari? Saya sudah cukup kok," ujar Megawati yang hadir secara virtual dalam launching Gerakan Budaya Siaga Bencana, yang dilaksanakan di auditorium BMKG, di Jakarta Pusat, Jumat (23/4/2021).Baca juga: Urusan Penanganan Bencana, Hasto Sebut Megawati Lebih Heboh dari Pemilu
Sambil berkelar, dia bercerita pertemuannya dengan Presiden Jokowi. Dimana Megawati mengaku sudah bahagia mendapat uang pensiunan sebagai mantan anggota DPR, mantan presiden dan wakil presiden, serta nantinya sebagai Kepala Badan Pengarah BPIP. Baginya, itu semua sudah cukup untuk bisa memberi uang saku untuk cucu-cucunya.
Putri Proklamator RI Soekarno itu mengatakan dirinya meminta agar para pejabat negara pusat dan pemerintahan daerah perlu diskusi, duduk, hingga membuat keputusan bersama soal bencana. Sehingga bisa langsung diaplikasikan.
"Karena saya deg-degan melulu (tentang potensi bencana, red). Saya nyuwun tulung bener (minta tolong sekali, red). Karena ini buat rakyat, bukan buat saya. Tolong diurus sampai detail," kata Megawati.
Dia lalu menceritakan pengalamannya bicara dengan mantan Wapres AS Al Gore dan mantan Menteri Lingkungan Hidup Bhutan. Intinya, soal bahayanya krisis global warming yang akan berdampak besar ke Indonesia.
Lihat Juga :