Syarat Perjalanan Diperketat, Pengamat: Timbulkan Kebingungan di Masyarakat

Jum'at, 23 April 2021 - 11:43 WIB
loading...
A A A
"Karena apa? Karena kan informasi yang disampaikan kan baru saja. Dan penambahan ini menunjukkan inkonsistensi kebijakan dari pemerintah itu sendiri yang sejak awal sebenarnya harusnya lebih ketat ya kan, tidak ada istilahnya relaksasi-relaksasi atau kelonggaran-kelonggaran," kata Trubus.

Apalagi, kata Trubus, kebijakan ini melihat peningkatan kasus Covid-19 kemudian diubah. "Karena melihat penambahan Covid yang terus meningkat kemudian pemerintah mengubah lagi kebijakannya," katanya.

Baca juga: Syarat Perjalanan Diperketat, Epidemiolog: Perlu Sinergi di Lapangan

Seharusnya, Trubus mengatakan bahwa pelarangan ini sudah diinformasikan jauh-jauh hari sebelumnya. "Tetapi kan ini semua harus dipahami oleh masyarakat ketika situasi akan melakukan perjalanan. Perjalanan ini kan seharusnya diatur sedemikian rupa dan jauh-jauh hari sudah diinformasikan."

"Tapi kalau sudah secepat ini kan makanya publik jadi tidak banyak tahu, yang terjadi adalah kebigungan. Yang terjadi adalah ini masyarakat sendiri akan memahaminya dengan cara yang berbeda. Karena kemudian, pengetatan persyaratan itu juga akan menambah beban masyarakat," paparnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fadli Zon Kritik Booster...
Fadli Zon Kritik Booster Jadi Syarat Perjalanan: Kok Mempersulit Rakyat?
Bamsoet Minta Pemerintah...
Bamsoet Minta Pemerintah Waspadai Jual Beli Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
Perjalanan Domestik...
Perjalanan Domestik Transportasi Udara, Laut, dan Darat Tak Perlu Antigen atau PCR
Rapat Baleg DPR Dibatalkan,...
Rapat Baleg DPR Dibatalkan, Anggota Dewan Sebut DPR Tidak Aman
DPR Ingatkan Kebijakan...
DPR Ingatkan Kebijakan Larangan Mudik Harus dengan Kesadaran Masyarakat
Pengamat Hukum Kritik...
Pengamat Hukum Kritik Gonta Ganti Kebijakan PCR Hanya dengan Surat Edaran
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Mudik Laut Meningkat,...
Mudik Laut Meningkat, Penumpang Memadati Kapal Tujuan Pulau
“Dimudikin Sprite”...
Dimudikin Sprite Resmi Dilepas, 300 Pemilik Warung Mudik ke Surabaya, Yogyakarta, dan Lampung
Rekomendasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved