Negara Safe Haven Bikin Koruptor Anteng

Jum'at, 23 April 2021 - 06:23 WIB
loading...
A A A
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengakui belum disetujuinya ratifikasi karena Singapura meminta wilayah Indonesia dijadikan sebagai tempat latihan pesawat udaranya. “Harapan dari rakyat Indonesia agar legal assistance atau bantuan hukum yang diberikan hendaknya lebih luas lagi, termasuk ke depannya soal ekstradisi," tegasnya.

Menurut dia, masalah ekstradisi ini memang harus segera dituntaskan, pasalnya hal tersebut sangat penting guna mengakhiri kasus-kasus kriminal yang selama ini terjadi. Dia berpendapat, banyaknya orang Indonesia yang membawa hasil korupsinya ke Singapura dikhawatirkan dapat mengganggu hubungan hubungan kedua belah negara.

Oleh karena itu pembicaraan soal ekstradisi harus didorong, agar pada 2024 datang bisa dirasakan kebersamaannya. Dia juga meminta keseriusan dari pemerintah dan Parlemen Singapura dalam menyelesaikan masalah ekstradisi tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPR Erma Suryani Ranik menegaskan, DPR terus berupaya meratifikasi perjanjian ekstradisi dan bantuan timbal balik dalam masalah pidana. Di antaranya yang terakhir dengan Iran pada 14 Desember 2016.

"Kami yakin ini akan mendukung penegakan hukum di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan kejahatan lintas negara," terang politikus partai Demokrat ini.

Erma menegaskan kesepakatan ini harus memperhatikan prinsip umum hukum internasional yang menitikberatkan pada asas penghormatan kedaulatan negara, kedaulatan hukum, kesetaraan, serta mengacu pada asas tindak pidana ganda. Dia menambahkan isi perjanjian tersebut telah mengatur segala komponen yang dibutuhkan.

Sementara itu, Gabriel Zucman, profesor ekonomi Universitas California di Berkeley, mengatakan, keterbukaan dan transparansi sistem finansial suatu negara akan menyulitkan pergerakan uang haram.

“Melalui Indeks Kerahasiaan Keuangan sebenarnya menjadi teleskop Hubble untuk melacak regulasi yang mengganggu dunia yang semakin transparan,” katanya. Upaya untuk mendukung transparansi finansial, menurut Zucman, juga berkiatan dengan tingkat ketimpangan sosial yang terus melebar di berbagai belahan dunia.

Kemudian, Jose Antonio Ocampo, profesor Universitas Columbia mengatakan, perlunya pengadaan langkah untuk memperkuat upaya transparansi sehingga menghalau kerahasiaan finansial karena menimbulkan dampak buruk. “Sebenarnya negara berpendapatan rendah sangat rentan terhadap kerahasiaan keuangan,” paparnya.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Makan Masalah...
Prabowo: Makan Masalah Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Korupsi
Kejagung Geledah Rumah...
Kejagung Geledah Rumah Dadan Hindayana dan 2 Eks Wakil Kepala BGN, Sita Barbuk
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Gedung Pemkab Lamongan
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Arief Pramuhanto Tulis Surat dari Penjara dan Bantah Korupsi
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
Noel Ebenezer Dituntut...
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara di Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikat K3
GBK Cetak Pendapatan...
GBK Cetak Pendapatan Rp812 Miliar, Rekor Tertinggi dalam 63 Tahun Pengelolaan
Rekomendasi
PNJ Telaah Sanksi Tindak...
PNJ Telaah Sanksi Tindak Asusila Sesama Jenis di Kampus
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Berita Terkini
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye dan Diborgol
Prabowo: Makan Masalah...
Prabowo: Makan Masalah Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Korupsi
Sidang Gugatan PLK,...
Sidang Gugatan PLK, Saksi Sebut Organisasi Penerus HCL Tak Punya Dasar Hukum
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Hari Ini Noel Divonis...
Hari Ini Noel Divonis terkait Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved