Banyak Milenial Direkrut Teroris, GMNI Minta Perhatian Serius Pemerintah
Kamis, 22 April 2021 - 18:08 WIB
loading...
Aksi teror kini makin sering dilakukan oleh anak-anak muda. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Aksi teror kini makin sering dilakukan oleh anak-anak muda. Peristiwa pengeboman di sebuah gereja Katolik di Makassar, Sulawesi Selatan, pelakunya merupakan seorang pemuda kelahiran tahun 1995.
Baca juga: Cegah Terorisme Melalui Model Pengasuhan Demokratis dan Toleran
Pelaku penyerangan Mabes Polri juga kelahiran tahun 1990-an, keduanya termasuk ke dalam generasi milenial. BNPT menyebutkan sekitar 500 orang telah bergabung dengan ISIS, yang sebagian besar adalah anak-anak muda.
![Banyak Milenial Direkrut Teroris, GMNI Minta Perhatian Serius Pemerintah]()
Melihat hal ini Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menyampaikan, perekrutan teroris saat ini mengincar kawula muda atau generasi milenial. Generasi muda yang duduk di bangku Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi menjadi sasaran empuk bagi jaringan teroris untuk melakukan regenerasi.
Baca juga: 6 Teroris Penyerang Mako Brimob Depok Dihukum Mati
"Banyak pelaku teroris kini justru generasi milenial, anak muda menjadi sasaran empuk jejaring terorisme untuk mempertahankan regenerasi," papar Arjuna, Kamis (22/4/2021).
Menurut Arjuna, banyak anak muda yang bersimpati dengan ISIS bahkan rela pergi ke Suriah untuk mewujudkan keyakinannya tentang kekhalifahan. Hal ini menurut Arjuna semakin mengkhawatirkan karena banyak dari anak muda tersebut direkrut melalui media sosial.
Baca juga: Cegah Terorisme Melalui Model Pengasuhan Demokratis dan Toleran
Pelaku penyerangan Mabes Polri juga kelahiran tahun 1990-an, keduanya termasuk ke dalam generasi milenial. BNPT menyebutkan sekitar 500 orang telah bergabung dengan ISIS, yang sebagian besar adalah anak-anak muda.

Melihat hal ini Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menyampaikan, perekrutan teroris saat ini mengincar kawula muda atau generasi milenial. Generasi muda yang duduk di bangku Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi menjadi sasaran empuk bagi jaringan teroris untuk melakukan regenerasi.
Baca juga: 6 Teroris Penyerang Mako Brimob Depok Dihukum Mati
"Banyak pelaku teroris kini justru generasi milenial, anak muda menjadi sasaran empuk jejaring terorisme untuk mempertahankan regenerasi," papar Arjuna, Kamis (22/4/2021).
Menurut Arjuna, banyak anak muda yang bersimpati dengan ISIS bahkan rela pergi ke Suriah untuk mewujudkan keyakinannya tentang kekhalifahan. Hal ini menurut Arjuna semakin mengkhawatirkan karena banyak dari anak muda tersebut direkrut melalui media sosial.
Lihat Juga :