Kisruh Kamus Sejarah Indonesia, Ketum Pagar Nusa: Tulis Ulang, Stop Politisasi
Kamis, 22 April 2021 - 10:46 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya juga memprotes kemendikbud tetapi protes dan kritik tersebut tidak menyerang pribadi Mendikbud. Maksud kritikannya adalah agar kesalahan tersebut segera diperbaiki dan melibatkan berbagai ormas dan juga pakar sebelum naskah itu dianggap final.
Baca juga: Cicit KH Hasyim Asy'ari Minta Kemendikbud Sisir Ulang Kamus Sejarah RI
"Kami dari Pagar Nusa memang protes keras kepada Mendikbud, serta Dirjen Kebudayaan. Kritik kami agar dalam penulisan sejarah, hendaknya melibatkan tim dan pakar dari berbagai ormas, juga ada dengar pendapat dan FGD sebelum naskah penting itu dianggap final. Namun, kritik ini tidak emosional dalam menyasar personality Menteri," ujar Gus Nabil.
Adapun isu reshuffle kabinet yang juga menyasar Nadiem, kata Gus Nabil, itu adalah hak Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Nah, terkait reshuffle, itu kan hak Presiden. Semuanya tergantung pada Pak Jokowi, untuk menentukan arah yang tepat," katanya.
Baca juga: Cicit KH Hasyim Asy'ari Minta Kemendikbud Sisir Ulang Kamus Sejarah RI
"Kami dari Pagar Nusa memang protes keras kepada Mendikbud, serta Dirjen Kebudayaan. Kritik kami agar dalam penulisan sejarah, hendaknya melibatkan tim dan pakar dari berbagai ormas, juga ada dengar pendapat dan FGD sebelum naskah penting itu dianggap final. Namun, kritik ini tidak emosional dalam menyasar personality Menteri," ujar Gus Nabil.
Adapun isu reshuffle kabinet yang juga menyasar Nadiem, kata Gus Nabil, itu adalah hak Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Nah, terkait reshuffle, itu kan hak Presiden. Semuanya tergantung pada Pak Jokowi, untuk menentukan arah yang tepat," katanya.
(abd)
Lihat Juga :