Jurus Pemerintah Upayakan COVID-19 di Indonesia Tak seperti India
Rabu, 21 April 2021 - 01:32 WIB
loading...
Jubir Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemerintah melakukan berbagai upaya agar kasus COVID-19 di Indonesia bisa terus dikendalikan sehingga tidak terjadi seperti di India. Foto/BNPB
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah melakukan berbagai upaya agar kasus COVID-19 di Indonesia bisa terus dikendalikan sehingga tidak terjadi seperti di India. Diketahui, meningkatnya kasus COVID-19 di India menyita perhatian dunia.
“Yang pasti kita terus menerus mengedukasi masyarakat. Adanya larangan mudik itu kan salah satu upaya kita menjaga supaya mengurangi mobilitas,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi kepada wartawan, Selasa (20/4/2021). Baca juga: COVID-19 Mengganas di India, 1.761 Meninggal dalam Semalam
Adapun langkah antisipasi lainnya adalah pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, khususnya di daerah-daerah tujuan mudik, daerah zona merah atau yang kasusnya meningkat. Selain itu, penguatan testing, tracing, treatment dilakukan pemerintah terutama di daerah-daerah tujuan mudik.
Dia menuturkan pemerintah juga terus meningkatkan capaian program vaksinasi. Teorinya, kata dia, bahwa 70% dari sasaran vaksinasi bisa memberikan perlindungan atau menekan laju penularan virus.
“Kita tahu bahwa vaksin kan memberikan perlindungan kepada individu untuk dia tidak menjadi sakit. Kalaupun sakit, tidak parah atau berakhir kematian. Itu perlindungan yang diberikan,” jelas Nadia.
“Yang pasti kita terus menerus mengedukasi masyarakat. Adanya larangan mudik itu kan salah satu upaya kita menjaga supaya mengurangi mobilitas,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi kepada wartawan, Selasa (20/4/2021). Baca juga: COVID-19 Mengganas di India, 1.761 Meninggal dalam Semalam
Adapun langkah antisipasi lainnya adalah pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, khususnya di daerah-daerah tujuan mudik, daerah zona merah atau yang kasusnya meningkat. Selain itu, penguatan testing, tracing, treatment dilakukan pemerintah terutama di daerah-daerah tujuan mudik.
Dia menuturkan pemerintah juga terus meningkatkan capaian program vaksinasi. Teorinya, kata dia, bahwa 70% dari sasaran vaksinasi bisa memberikan perlindungan atau menekan laju penularan virus.
“Kita tahu bahwa vaksin kan memberikan perlindungan kepada individu untuk dia tidak menjadi sakit. Kalaupun sakit, tidak parah atau berakhir kematian. Itu perlindungan yang diberikan,” jelas Nadia.
Lihat Juga :