Ihwal Reshuffle Kabinet, Ini Kriteria Menteri yang Dibutuhkan versi Pengamat LIPI
Selasa, 20 April 2021 - 05:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Demokrat Tegaskan Tetap di Luar Pemerintahan
Siti mengingatkan, Jokowi jangan sampai memilih menteri yang memiliki sosok kontroversial. Sebab akan menimbulkan polemik dan resistensi di tengah masyarakat.
Ditetapkannya dua kementerian baru yakni Kementerian Investasi dan Kemendikbudristek pada beberapa pekan lalu, Siti meminta Presiden Jokowi perlu dipertimbangkan sosok menteri yang tepat untuk megisi pos tersebut.
"Nasib pendidikan, riset dan inovasi akan buruk bila tidak ditangani secara benar. Demikian juga kementerian investasi, perlu dipimpin orang yang tepat agar mampu memajukan perekonomian Indonesia," tuturnya.
Selain itu, masalah impor yang menimbulkan kontroversi, juga perlu dievaluasi. Karena hal itu bisa menimbulkan ketidakpercayaan terhadap pemerintah ke depan. Termasuk juga di bidang politik dan pemerintahan yang menimbulkan kegaduhan, terlebih soal keteribatan KSP dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deliserdang bulan lalu.
"Di era disrupsi yang penuh dengan ketidakpastian ini sangat bijak bila presiden memikirkan dampak-dampak negatif yang bakal muncul jika merekrut orang-orang yang tidak kompeten," pungkas wanita kelahiran Jember itu.
Siti mengingatkan, Jokowi jangan sampai memilih menteri yang memiliki sosok kontroversial. Sebab akan menimbulkan polemik dan resistensi di tengah masyarakat.
Ditetapkannya dua kementerian baru yakni Kementerian Investasi dan Kemendikbudristek pada beberapa pekan lalu, Siti meminta Presiden Jokowi perlu dipertimbangkan sosok menteri yang tepat untuk megisi pos tersebut.
"Nasib pendidikan, riset dan inovasi akan buruk bila tidak ditangani secara benar. Demikian juga kementerian investasi, perlu dipimpin orang yang tepat agar mampu memajukan perekonomian Indonesia," tuturnya.
Selain itu, masalah impor yang menimbulkan kontroversi, juga perlu dievaluasi. Karena hal itu bisa menimbulkan ketidakpercayaan terhadap pemerintah ke depan. Termasuk juga di bidang politik dan pemerintahan yang menimbulkan kegaduhan, terlebih soal keteribatan KSP dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deliserdang bulan lalu.
"Di era disrupsi yang penuh dengan ketidakpastian ini sangat bijak bila presiden memikirkan dampak-dampak negatif yang bakal muncul jika merekrut orang-orang yang tidak kompeten," pungkas wanita kelahiran Jember itu.
(thm)