Takut Kena Masalah, Alasan PNS Enggan Laporkan Korupsi di Instansinya

Minggu, 18 April 2021 - 19:16 WIB
loading...
Takut Kena Masalah,...
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan mengatakan, alasan PNS enggan melaporkan korupsi di instansinya karena takut kena masalah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengawasan internal sangat penting dalam memutus mata rantai praktik koruptif dan suap di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada instansi pemerintah. Sejumlah penyaluran laporan pun telah dibuat, tapi sayang tidak maksimal.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan mengatakan, dari total 1.201 ASN responden yang mengikuti wawancara, sebanyak 93,1% tahu adanya unit pengawasan internal disetiap instansi pemerintah. "Dari yang tahu, mayoritas atau sekira 70,4% menilai sangat besar kemungkinan melapor ke Inspektorat Jenderal atau Inspektorat Daerah jika mengetahui ada penyalahgunaan wewenang atau jabatan," kata Djayadi, Minggu (18/4/2021). Baca juga: Survei LSI: Ada 5 Tempat Paling Korup di Instansi Pemerintah

Meski demikian, sekitar 23,8% lainnya mengaku sangat kecil kemungkinan untuk melapor. Di antara yang sangat kecil kemungkinan melapor itu, kebanyakan karena takut mendapat masalah, karena belum pernah melapor. "Sebagian juga menilai, bahwa proses melapor berbelit-belit, tidak akan ditindaklanjuti, dan tidak memiliki kewenangan melapor. Sementara untuk Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), hanya 73,1% yang mengetahui," paparnya. Baca juga: Alasan ASN Terima Suap, Mulai Gaji Kecil Hingga Didukung Atasan

Dilanjutkan Djayadi, tingkat kepercayaan terhadap APIP cukup tinggi. Dari mayoritas 92,1% responden, mengaku sangat percaya dengan hasil audit yang dikeluarkan oleh APIP. Hanya sekira 1,9% yang menjawab kurang bisa dipercaya. "Mayoritas responden juga tahu adanya Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) pada pada Instansinya. Begitupun dengan LAPOR. Mayoritas responden atau sekira 59,2% nya mengetahui ada Lapor Whistleblower System," tukasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Rakernas di Bekasi,...
Rakernas di Bekasi, Laskar Anti Korupsi Indonesia Ingin Perkuat Peran Pengawasan
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Kisah Tono Suwarna,...
Kisah Tono Suwarna, Tinggalkan PNS Kini Jadi Petani Sukses Bawang Merah di Jabar
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Mantan PM Malaysia Najib...
Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis 165 Tahun Penjara
Rekomendasi
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved