Bertemu Kanselir Jerman, Jokowi Klaim Kasus Corona Turun Berkat Mini Lockdown
Rabu, 14 April 2021 - 05:38 WIB
loading...
A
A
A
Jokowi menjelaskan bahwa vaksinasi sudah mulai dilakukan di Indonesia. Di mana dalam proses itu, Indonesia menggunakan dua vaksin yakni Sinovac dan AstraZenecca.
Kemudian, dalam bidang investasi dan industri, Kanselir Merkel melihat potensi yang dimiliki oleh Indonesia untuk menjadi mitra penting dari Jerman. Terkait hal tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan, investasi memegang peran penting dalam pemulihan ekonomi.
“Indonesia baru saja mengeluarkan Undang-undang Cipta Kerja yang akan dapat mendukung kerja sama di bidang investasi," ungkapnya. Baca juga: Isu Reshuffle Mencuat, Relawan Jokowi Dorong 5 Menteri ini Diganti
Presiden juga mengajak Jerman untuk bekerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui sekolah vokasi. Kemudian, peningkatan investasi industri Jerman untuk membangun basis produksi dan rantai pasok global Jerman di kawasan.
“Saya menawarkan kepada Jerman untuk mengembangkan kawasan industri khusus Jerman (German Industrial Quarter) di Kawasan Industri Terpadu Batang,” ucapnya.
Ihwal perubahan iklim, kedua pemimpin memiliki komitmen yang sama bagi upaya pengurangan emisi sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan masing-masing negara.Salah satu contohnya adalah upaya yang terus dikembangkan baik restorasi hutan mangrove maupun upaya pembangunan energi secara berkelanjutan.
"Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk melakukan pembangunan hijau," tegasnya.
Kemudian, dalam bidang investasi dan industri, Kanselir Merkel melihat potensi yang dimiliki oleh Indonesia untuk menjadi mitra penting dari Jerman. Terkait hal tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan, investasi memegang peran penting dalam pemulihan ekonomi.
“Indonesia baru saja mengeluarkan Undang-undang Cipta Kerja yang akan dapat mendukung kerja sama di bidang investasi," ungkapnya. Baca juga: Isu Reshuffle Mencuat, Relawan Jokowi Dorong 5 Menteri ini Diganti
Presiden juga mengajak Jerman untuk bekerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui sekolah vokasi. Kemudian, peningkatan investasi industri Jerman untuk membangun basis produksi dan rantai pasok global Jerman di kawasan.
“Saya menawarkan kepada Jerman untuk mengembangkan kawasan industri khusus Jerman (German Industrial Quarter) di Kawasan Industri Terpadu Batang,” ucapnya.
Ihwal perubahan iklim, kedua pemimpin memiliki komitmen yang sama bagi upaya pengurangan emisi sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan masing-masing negara.Salah satu contohnya adalah upaya yang terus dikembangkan baik restorasi hutan mangrove maupun upaya pembangunan energi secara berkelanjutan.
"Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk melakukan pembangunan hijau," tegasnya.
Lihat Juga :