Perintah Kapolri agar Hindari Arogansi Aparat Dinilai Sudah Tepat

Sabtu, 10 April 2021 - 13:16 WIB
loading...
Perintah Kapolri agar...
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Pakar Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan menyambut baik perintah Kapolri yang meminta seluruh jajarannya menghindari arogansi dalam tugas, dan mengedepankan sikap humanis setiap memberantas kejahatan di lapangan.

Baca juga: DPR Apresiasi Langkah Kapolri Cabut Telegram Larangan Media Siarkan Arogansi Aparat

"Kami melihat komitmen Kapolri sangat jelas dan tegas. Kapolri ingin seluruh jajarannya profesional memberantas kejahatan dan tidak perlu memamerkan sikap keras yang berlebihan," ungkap Edi yang juga Direktur Eksekutif Lemkapi, di Jakarta, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Kicauan Fahri Hamzah soal Telegram Kapolri vs Telegram Rakyat

Menurut mantan anggota Kompolnas itu, perlu disadari selama ini banyak tayangan dan program dalam media visual kerap mempertontonkan arogansi dan tindakan berlebihan anggota polisi saat memberantas kejahatan.

Sebagai dampak dari sikap arogansi polisi di lapangan itu tanpa disadari polisi dapat membentuk persepsi yang kurang bagus terhadap citra dan profesinonalisme Polri. Polisi bisa dinilai masih kerap mengedepankan kekerasan dan belum sepenuhnya humanis.

Baca juga: Cabut Telegram Kapolri, Jenderal Listyo: Kami Butuh Masukan dari Masyarakat

"Kami menyambut baik komitmen Kapolri untuk mengurangi persepsi masyarakat yang kurang baik demi menjaga citra Polri di tengah masyarakat," ungkap pemerhati kepolisian ini.

Menurut doktor ilmu hukum ini, tayangan berbagai aksi polisi dalam media visual memang disukai oleh sebagian masyarakat. Namun, para anggota di lapangan kadang tidak sadar bahwa tampilan itu juga menimbulkan persepsi yang kurang baik di mata masyarakat, karena menimbulkan kesan polisi masih bertindak keras dan memberikan penampilan menakutkan dan tampilan yang angker.

"Kami mengharapkan para praktisi media perlu secara bijak menampilkan penayangan sosok polisi yang menakutkan saat memberantas kejahatan di media visual," ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan telegram pada internalnya agar seluruh jajaran Polri tidak memamerkan arogansi dalam tugas, namun mengedepanksn sikap humanis.

Dalam telegram bernomor ST/750 IV/HUMS/345/2021 saat diterbitkan memunculkan miss dan salah tafsir di tengah masyarakat. Padahal, tujuan telegram itu dibuat Kapolri untuk menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Lolri agar berhati-hati dalam tugas, dan telegram itu dibuat hanya untuk internal Polri.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Rekomendasi
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Berita Terkini
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved