Yasonna Laoly Ingin Alumnas Bantu Pemerintah Keluar dari Tekanan Ekonomi

loading...
Yasonna Laoly Ingin Alumnas Bantu Pemerintah Keluar dari Tekanan Ekonomi
Yasonna H Laoly. Foto/Dok SINDOnews
BEKASI - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly berharap Perkumpulan Alumni Amerika Serikat (Alumnas) dapat membantu pemerintah untuk keluar dari tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Alumnas harus memunculkan gagasan yang solutif atas persoalan bangsa saat ini.

"Kita akan melakukan seminar-seminar untuk pikiran kebangsaan dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan lain-lain. Ini agenda Jimmy (Ketum Alumnas) dan teman-teman, di tengah tantangan kita sekarang menghadapi pandemi Covid dan bagaimana ekonomi kita di tengah pandemi kita keluar dari sini," kata Yasonna dalam Inaugurasi Alumnas di District 1 Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/4/2021).

Yasonna menjadi Dewan Penasihat Internasional Alumnas bersama Menristek/BRIN Bambang Brodjonegoro, Mantan Dubes RI untuk Korsel John Prasetio, CEO Lippo Karawaci John Riady, CEO Sintesa Group Shinta Kamdani, dan mantan Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo. Sedangkan Ketua Umum Alumnas dijabat oleh Jimmy Gani dan Ketua Dewan Pengawas Hasan Soedjono.

Baca juga: Menko Luhut Beberkan 3 Kunci Pemulihan Ekonomi di Bali

Menurut Yasonna, pemerintah berupaya bangkit dari keterpurukan seusai dihantam pandemi Covid-19. Karena itulah dibutuhkan kolaborasi serta pemikiran yang solutif untuk keluar dari krisis multisektor akibat wabah ini.



"Saya sebagai alumni Amerika menyambut baik untuk menghidupkan kembali meneruskan api perjuangan senior-senior kami yang dulu telah menggagas bagaimana alumni-alumni dari USA bisa berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui organisasi ini," jelasnya.

Baca juga: Erick Cemas Ekonomi RI Anjlok Jika BUMN Punah, Pengamat: Tak Semua Pelat Merah Menguntungkan

Alumnas didirikan pada 1981 dan pada Januari 2021 telah menerima pengesahan sebagai perkumpulan alumni resmi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Saat ini, Alumnas memiliki lebih dari seribu anggota terdaftar dan mencanangkan peningkatan keanggotaan hingga 10 ribu pada pengujung 2022.
(zik)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top