Stafsus Presiden Podcast Bareng Dubes Saudi Bahas Kuota Haji Sampai Soal Timteng

Selasa, 06 April 2021 - 18:21 WIB
loading...
Stafsus Presiden Podcast...
Stafsus Presiden Diaz Hendropriyono bersama dengan Dubes Arab Saudi YM Essam Bin Abed al-Thaqafi membahas berbagai isu di Podcast Masbos. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Masbos Podcast milik Diaz Hendropriyono kembali mendapat tamu spesial yakni Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, YM Essam Bin Abed al-Thaqafi.

Dengan kapasitasnya sebagai Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Isu Strategis, Diaz Hendropriyono tampak handal mencermati isu-isu hubungan internasional yang terjadi. Dalam Podcast tersebut, keduanya dalam bahasa Inggris membicarakan banyak isu, seperti kuota haji Indonesia, hubungan Arab Saudi dengan Iran dan Israel, sampai hubungan dengan pemerintahan Amerika, Joe Biden pascakejadian Jamal Khassogi. Dalam Podcast Diaz meminta penambahan kuota haji, "Apakah Anda dapat membantu kami untuk mendapatkan ekstra kuota haji apabila keadaan sudah membaik?," tanya Diaz melalui tayangan Podcast yang disiarkan lagi pada Selasa (6/4/2021).

Essam menjawab "Tentu saja, Anda tahu bagaimana pentingnya haji bagi masyarakat Indonesia. Ketika kita bicara tentang 220 ribu sampai dengan 230 ribu kuota itu terlihat kecil, namun jumlah itu besar dibandingkan negara lain dan dua tahun lalu kami memberikan 10 ribu kuota tambahan," ungkapnya. Baca juga: Biaya Ibadah Haji 2021 Diproyeksikan Naik Menjadi Rp44,39 Juta per Jamaah

Kemudian ketika ditanya tentang hubungan Arab Saudi dengan Amerika Serikat, khususnya baru-baru ini menyusul adanya artikel yang menyatakan Presiden AS Joe Biden mengatakan Arab Saudi akan dimintai pertanggung jawaban setelah adanya laporan yang menyatakan Pangeran memerintahkan penangkapan atau pembunuhan Jamal Khashoggi. Essam menjawab "Setiap hubungan pasti mengalami pasang surut, namun hubungan Amerika dan Saudi bukan hubungan yang baru. Hubungan ini akan terus berlanjut walaupun kami senang atau tidak?"

"Jadi hubungan Arab Saudi dengan AS tidak akan terpengaruh dengan apapun yang terjadi belakangan ini?" Tanya Diaz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Pakar Hubungan Internasional:...
Pakar Hubungan Internasional: China Punya Kepentingan Redam Konflik AS-Iran
Pengamat Timur Tengah:...
Pengamat Timur Tengah: Trump Incar Selat Hormuz sebagai Center Gravity Iran
Haedar Nashir Sebut...
Haedar Nashir Sebut Perang Terjadi karena Ego Pemimpin Dunia
Prabowo Diskusi dengan...
Prabowo Diskusi dengan PM Australia Albanese soal Konflik Timur Tengah
Menlu: Indonesia Dukung...
Menlu: Indonesia Dukung Normalisasi Selat Hormuz, Tolak Pungutan Biaya Kapal Melintas
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
Nyari Selamat di Tengah...
Nyari Selamat di Tengah Krisis, Simpanan Dolar Global Cetak Rekor Tembus Rp252.285 Triliun
Rekomendasi
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Kuota Haji Indonesia...
Kuota Haji Indonesia Tahun 2024 Sebanyak 221.000 Jemaah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved