Doni Monardo Akui Jumlah Dokter di Lokasi Bencana NTT Masih Terbatas

Selasa, 06 April 2021 - 16:18 WIB
loading...
Doni Monardo Akui Jumlah...
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengakui tenaga dokter masih terbatas pada lokasi bencana di NTT.
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengakui tenaga dokter masih terbatas pada lokasi bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain dokter, Doni menyebut masih kekurangan alat-alat untuk merawat korban atau pasien yang patah tulang akibat bencana banjir dan tanah longsor tersebut. "Fasilitas kesehatan di hampir semua tempat tersedia, walaupun tenaga dokter masih terbatas," katanya saat jumpa pers secara virtual dari Lembata, NTT, Selasa (6/4/2021). Baca juga:
BNPB Siapkan 5 Helikopter Evakuasi dan Distribusi Bantuan Wilayah Terisolir Bencana NTT

Namun demikian, jenderal TNI bintang tiga itu memastikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan segera mendatangkan sejumlah dokter ke NTT. Dokter tersebut berasal dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

"Kemenkes di bawah Kapuskes sudah melakukan koordinasi untuk mendatangkan sejumlah dokter dari beberapa provinsi termasuk dari Sulsel dan Jatim. Obat-obatan masih terpenuhi, alat-alat untuk merawat pasien patah tulang ini masih kurang dan kami udah berkoordinasi untuk didatangkan dari Jakarta dan Makassar," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Apel Kesiapsiagaan Karhutla...
Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Riau, Menko Polkam: Negara Komitmen Pencegahan Dini
Hujan Deras Intai Indonesia...
Hujan Deras Intai Indonesia hingga Sepekan ke Depan, BNPB: Minta Masyarat Waspada
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
Rekomendasi
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Berita Terkini
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Infografis
Sirine Meraung di Tel...
Sirine Meraung di Tel Aviv, Israel Akui Gagal Cegat Rudal Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved