BNPB Sebut Lamongan, Gresik, dan Surabaya Berstatus Darurat Gempa

Senin, 25 Maret 2024 - 23:36 WIB
loading...
BNPB Sebut Lamongan,...
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, menyebut sejumlah wilayah Jawa Timur masuk kategori darurat gempa bumi. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, menyebut sejumlah wilayah Jawa Timur masuk kategori darurat gempa bumi. Sebab saat ini masih ada gempa susulan di Jawa Timur.

"Gempa adalah bencana yang tidak bisa diprediksi, negara - negara maju terkait teknologi bencana itu pun sampai tahun 2024 belum bisa mendeteksi kapan terjadinya gempa," ucap Suharyanto di Kantor Bupati Gresik, pada Senin (25/3/2024).

Suharyanto menjelaskan, pascagempa melanda, sejumlah pemerintah daerah langsung mengeluarkan status darurat bencana gempa. Menurut Suharyanto, penetapan status darurat ini agar pemerintah pusat turun membantu penanganan. "Yang terdampak yang mengeluarkan status darurat Lamongan, Gresik dan Surabaya," ujarnya.

Baca juga: BNPB Sebut 17 Ribu Warga Gresik Mengungsi Imbas Info Tsunami dan Gempa Bumi Susulan

Suharyanto juga meminta pihaknya dan pemerintah daerah untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi para warga terdampak. “Masing–masing Kalaksa (Kepala Pelaksana BPBD), Dandim, Kapolres dan Bupatinya, segera memastikan betul kebutuhan dasar dari penyintas bencana terpenuhi. Jangan sampai sudah menderita kerugian harta benda, aset terkena bencana, hatinya sedih, ketika di pengungsian terbatas semuanya, ini tidak boleh terjadi,” kata Suharyanto.

Untuk mempercepat penanganan darurat bencana, BNPB juga akan memberikan dukungan berupa Dana Siap Pakai (DSP) dan juga dukungan logistik peralatan kepada wilayah terdampak gempa. “Kami juga bawa bantuan tanggap darurat ada beberapa barang, sifatnya pendahuluan, silakan digunakan, jika kurang diajukan,” ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Mengenal Lambung Turah:...
Mengenal Lambung Turah: Kreator yang Konsisten Menjelajahi Kuliner Blusukan di Jawa Timur
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Rekomendasi
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Berita Terkini
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved