DPR Bakal Minta Klarifikasi Kapolri soal Telegram Larang Media Tampilkan Arogansi Aparat

Selasa, 06 April 2021 - 14:56 WIB
loading...
DPR Bakal Minta Klarifikasi...
Anggota Komisi III DPR RI, Adies Kadir mengaku pihaknya baru melihat isi Telegram (TR) Kapolri yang melarang media menampilkan tindakan arogansi dan kekerasan yang diduga dilakukan aparat kepolisian. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Adies Kadir mengaku pihaknya baru melihat isi Telegram (TR) Kapolri yang menyebutkan dalam poin pertama melarang media menampilkan tindakan arogansi dan kekerasan yang diduga dilakukan aparat kepolisian.

"Yang sepemahaman kami kan memang terkait dengan misalnya gambar-gambar pemerkosaan, gambar kekerasan yang brutal penganiayaan ini kan untuk menghndari berita hoaks," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/4/2021). Baca juga: Telegram Kapolri Larang Media Tampilkan Arogansi Aparat, Ini Tanggapan DPR

Kendati begitu, kata Adies, khusus untuk Telegram yang melarang aktivitas media dalam menampilkan kekerasan itu harus jelas maksudnya. "Jadi tentunya kami ingin mengklarifikasi ke Pak Kapolri khususnya terkait dengan maksud dari telegram itu terkait dengan peredaran gambar kekerasan," katanya.

Politikus Partai Golkar itu menambahkan jika tak ada penjelasan dari Kapolri, ia khawatir muncul anggapan bahwa Telegram tersebut akan 'mengebiri' tugas-tugas jurnalistik. Baca juga: Dukung Telegram Kapolri, DPR Usul Tes Urine Polisi Dilakukan Rutin

"Karena media ini juga dilindungi oleh undang-undang. Jadi sabar sejenak kami nanti Komisi III tentunya akan meminta klarifikasi kepada Pak Kapolri terkait dengan apa yang dimaksud dari surat Telegram itu, apa termasuk media di dalamnya apa aparat penegak di internal mereka," tandas dia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Tudingan Revisi UU Polri...
Tudingan Revisi UU Polri untuk Perpanjang Masa Jabatan Kapolri Dinilai Tak Berdasar
17 Pati dan Pamen Dimutasi...
17 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Bareskrim, Ada Irjen Pol hingga Kombes
2 Perwira Polri Digeser...
2 Perwira Polri Digeser ke Baintelkam setelah Mutasi Mei 2026
Polri Juara 1 Kejuaraan...
Polri Juara 1 Kejuaraan Bulutangkis Polisi Asia Tenggara 2026 di Kamboja
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Profil Brigjen Pol Nasri,...
Profil Brigjen Pol Nasri, Teman Seangkatan Kapolri Diangkat Menjadi Kapolda Sulteng
Rekomendasi
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Berita Terkini
Balada Silmy Karim,...
Balada Silmy Karim, dari Pindad, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi, Wamen Imipas, dan Pakai Rompi KPK
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
KPK Tahan Wamen Imipas...
KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan Eks Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye dan Diborgol
Prabowo: Makan Masalah...
Prabowo: Makan Masalah Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Korupsi
Sidang Gugatan PLK,...
Sidang Gugatan PLK, Saksi Sebut Organisasi Penerus HCL Tak Punya Dasar Hukum
Infografis
DPR Tegur Kepala Bapanas...
DPR Tegur Kepala Bapanas soal Harga Telur yang Masih Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved