Dukung Telegram Kapolri, DPR Usul Tes Urine Polisi Dilakukan Rutin
Selasa, 23 Februari 2021 - 14:10 WIB
loading...
Personel Satreskoba Polrestabes Makassar menjalani tes urine, Senin, (22/02/2021). Foto/SINDOnews/Faisal Mustafa
A
A
A
JAKARTA - Pasca penangkapan Kapolsek Astanaanyar , Bandung yang tengah menggunakan narkoba beserta beberapa anak buahnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo merilis telegram yang mewajibkan jajaran kepolisian di seluruh Indonesia untuk melakukan tes urine.
Menanggapi kebijakan Kapolri, Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh menyampaikan apresiasinya. Menurut dia, kasus kapolsek terlibat narkoba telah mencoreng institusi kepolisian.
"Saya memberikan apresiasi terhadap telegram kepolisian yang meminta jajarannya untuk dilakukan tes urine. Menyusul terdapat anggota kepolisian yang terlibat narkoba. Terutama kasus Kapolsek Astanaanyar dan beberapa anggotanya yang terlibat narkoba yang seakan mencoreng dan menampar nama baik korps kepolisian," kata Pangeran kepada wartawan di Jakarta, Selasa (23/2/2021).
Menurut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, kebijakan Kapolri ini tentu patut dihargai dan dicontoh, karena kepolisian merupakan aparat yang terdepan dalam memerangi penggunaan narkoba.
"Terlebih lagi negara kita sedang memproklamirkan darurat narkoba," ujarnya.Baca juga: 57 Personel Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulut Mendadak Dites Narkoba
Menanggapi kebijakan Kapolri, Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh menyampaikan apresiasinya. Menurut dia, kasus kapolsek terlibat narkoba telah mencoreng institusi kepolisian.
"Saya memberikan apresiasi terhadap telegram kepolisian yang meminta jajarannya untuk dilakukan tes urine. Menyusul terdapat anggota kepolisian yang terlibat narkoba. Terutama kasus Kapolsek Astanaanyar dan beberapa anggotanya yang terlibat narkoba yang seakan mencoreng dan menampar nama baik korps kepolisian," kata Pangeran kepada wartawan di Jakarta, Selasa (23/2/2021).
Menurut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, kebijakan Kapolri ini tentu patut dihargai dan dicontoh, karena kepolisian merupakan aparat yang terdepan dalam memerangi penggunaan narkoba.
"Terlebih lagi negara kita sedang memproklamirkan darurat narkoba," ujarnya.Baca juga: 57 Personel Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulut Mendadak Dites Narkoba
Lihat Juga :