Muhammadiyah Dukung Pendidikan Pancasila Diajarkan Sejak Usia Dini
Selasa, 06 April 2021 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Di samping itu, lanjut dia, Ahmad Dahlan telah mengajarkan kebinekaan sejak awal, bahkan sekolah-sekolah, rumah sakit Muhammadiyah waktu itu banyak yang merekrut Guru dan pegawai non-muslim. Melalui Islam berkemajuan, nilai-nilai kehidupan yang inklusif dikembangkan dan diperjuangkan. "Negara kalau ingin maju harus ada perubahan dan berkemajuan. Ini adalah tekad kita," ujarnya.
BPIP mengajak Muhammadiyah untuk terus bersama sama menggali dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila secara konsisten. "Pancasila sebagai alat pemersatu bisa mempertemukan semua elemen bangsa untuk membangun bangsa yang maju melalui Islam berkemajuan," ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat di lingkungan keluarga jangan sekali-kali mendidik anak untuk benci kepada negara tanpa solusi yang konstruktif karena tanpa ada pemerintahan tidak ada ketertiban. "Jangan didik anak-anak kita untuk benci kepada negaranya", pesannya.
Acara sarasehan yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan ormas Muhammadiyah wilayah Banten ini menghadirkan narasumber, yaitu Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan, Staf khusus Dewan Pengarah BPIP Dr. Lia Kian, Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang Ahmad Amarullah, Direktur Pengkajian Materi BPIP Sabri dan Sekretaris PW Muhammadiyah Banten Zakaria Syafei.
Direktur Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP M Akbar Hadi Prabowo dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan hasil sinergi antara BPIP dengan PW Muhammadiyah Banten ini sudah melalui prosedur protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid 19.
BPIP mengajak Muhammadiyah untuk terus bersama sama menggali dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila secara konsisten. "Pancasila sebagai alat pemersatu bisa mempertemukan semua elemen bangsa untuk membangun bangsa yang maju melalui Islam berkemajuan," ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat di lingkungan keluarga jangan sekali-kali mendidik anak untuk benci kepada negara tanpa solusi yang konstruktif karena tanpa ada pemerintahan tidak ada ketertiban. "Jangan didik anak-anak kita untuk benci kepada negaranya", pesannya.
Acara sarasehan yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan ormas Muhammadiyah wilayah Banten ini menghadirkan narasumber, yaitu Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan, Staf khusus Dewan Pengarah BPIP Dr. Lia Kian, Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang Ahmad Amarullah, Direktur Pengkajian Materi BPIP Sabri dan Sekretaris PW Muhammadiyah Banten Zakaria Syafei.
Direktur Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP M Akbar Hadi Prabowo dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan hasil sinergi antara BPIP dengan PW Muhammadiyah Banten ini sudah melalui prosedur protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid 19.
(dam)
Lihat Juga :