Vaksinasi Covid-19 Tahap Ketiga yang Dijadwalkan April Batal Dilaksanakan

Kamis, 01 April 2021 - 14:34 WIB
loading...
Vaksinasi Covid-19 Tahap...
Karyawan dan pemilik toko mengikuti vaksinasi massal tahap kedua di Mal Tangerang City, Tangerang, Banten, Senin (1/3/2021). Foto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi tahap ketiga yang menyasar masyarakat yang rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi batal dilaksanakan bulan April.

Target vaksinasi tahap ketiga ini khususnya masyarakat umum berusia 18-59 tahun, yang semua direncanakan bulan April, baru bisa dimulai pada bulan Juni atau Juli 2021.

Pelaksanaan vaksinasi tahap ketiga yang diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) seharusnya akan dimulai pada April 2021.

Baca juga: Mendikbud: Pembukaan Sekolah Diakselerasi dengan Vaksinasi dan Dana BOS

Nadia pun mengatakan bahwa target vaksinasi tahap ketiga tidak sesuai jadwal karena adanya embargo vaksin Covid-19 dari negara produsen. Sehingga, stok vaksin di Indonesia terbatas. "Ini imbas dari situasi embargo. Sehingga, kita baru bisa mulai Juni atau Juli ya. Mengingat juga stok di bulan April terbatas seperti yang disampaikan Pak Menkes," kata Nadia dalam keterangannya, Kamis (1/4/2021).

Sementara itu, Nadia mengatakan stok simpanan vaksin Covid-19 saat ini ada 27 juta dosis dan 20 juta dosis yang beredar. Sehingga, stok vaksin Covid-19 saat ini hanya bisa digunakan untuk bulan April hingga Mei. Sehingga, kata Nadia, cakupan vaksinasi juga harus menyesuaikan stok vaksin.

Baca juga: 71 Karyawan Selong Selo Resort dan Residencies Menerima Vaksinasi COVID-19

“Jadi kalau yang sekarang beredar kurang lebih ada 20 juta dosis yang saat ini kita gunakan, kita masih punya simpanan sebanyak 27 juta dosis yang akan kita gunakan di bulan April-Mei,” jelas Nadia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) mengungkapkan bahwa ketersediaan vaksin Covid-19 di Tanah Air terancam dari embargo negara-negara yang memproduksi vaksin Covid-19. Pasalnya, saat ini hanya ada lima negara yang memproduksi vaksin Covid-19.

"Hanya ada 5 negara yang bisa produksi vaksin, Amerika, Inggris, Rusia, India sama China. Dan semua mereka melakukan acceptance, mereka embargo, mereka atur vaksinnya yang boleh keluar tuh berapa banyak. Jadi ini demand negara ini pasti tinggi," ungkap BGS dalam Manager Forum ke-55 secara virtual, beberapa waktu lalu.

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Cegah Pneumonia, Vaksin...
Cegah Pneumonia, Vaksin PCV 13 Siap Didistribusikan
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Mulai 2024 Vaksin Covid-19...
Mulai 2024 Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Yerry Tawalujan Berharap Harganya Terjangkau Peserta BPJS
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Berita Terkini
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved