Lantik Sayap Pemuda, HT: Perindo Siap Lahirkan Pemimpin Masa Depan!
Rabu, 31 Maret 2021 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
Kepada pengurus dan kader Pemuda Perindo, HT mengingatkan kembali perjuangan Partai Perindo untuk mewujudkan Indonesia sejahtera. Bersama-sama Partai Perindo, sayap pemuda harus konsisten dengan perjuangan tersebut.
"Tanamkan roh, Perindo itu hadir, karena satu tujuan. Kenapa sih ada Partai Perindo? Karena kita percaya, yang harus diusung Indonesia ke depan itu kesejahteraan, makanya slogan kita Untuk Indonesia Sejahtera," kata HT.
Pria yang telah mengajar di lebih dari 186 perguruan tinggi dari Sabang sampai Merauke itu optimistis, Indonesia bisa menjadi negara besar.
Syaratnya hanya satu, mempercepat peningkatan jumlah masyarakat produktif. HT menyebutkan dua langkah untuk mempercepat lahirnya masyarakat produktif.
Pertama, mempercepat pendidikan masyarakat. Saat ini, sekitar 88% pendidikan masyarakat masih SMA ke bawah.
"Bagaimana masyarakat kita yang di kalangan bawah, yang merupakan mayoritas, bisa berkembang? Tidak ada cara lain, pendidikan. Pendidikan tapi harus sudah masuk ke teknologi. Kalau fisik, nggak mungkin terkejar," katanya.
Kedua, lanjut Hary, memberikan privilege. Harus ada kebijakan-kebijakan khusus yang memberikan masyarakat kecil kesempatan untuk berkembang.
Dia menambahkan, bila masyarakat produktif, mereka bisa mandiri bahkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sebagai entrepreneur. "Makin banyak yang akhirnya ikut membangun ekonomi nasional kita," ungkap HT.
Itu artinya, Indonesia bisa cepat menjadi negara maju seperti yang diidam-idamkan bersama. "Itu asumsi. Kalau asumsi tercapai, baru Indonesia yang dikatakan 2045 menjadi 4 atau 5 besar dunia," kata HT.
Ketua Umum DPP Pemuda Perindo Effendi Syahputra menjelaskan, kepengurusan yang awalnya gemuk kini dirampingkan menjadi 35 orang.
"Tanamkan roh, Perindo itu hadir, karena satu tujuan. Kenapa sih ada Partai Perindo? Karena kita percaya, yang harus diusung Indonesia ke depan itu kesejahteraan, makanya slogan kita Untuk Indonesia Sejahtera," kata HT.
Pria yang telah mengajar di lebih dari 186 perguruan tinggi dari Sabang sampai Merauke itu optimistis, Indonesia bisa menjadi negara besar.
Syaratnya hanya satu, mempercepat peningkatan jumlah masyarakat produktif. HT menyebutkan dua langkah untuk mempercepat lahirnya masyarakat produktif.
Pertama, mempercepat pendidikan masyarakat. Saat ini, sekitar 88% pendidikan masyarakat masih SMA ke bawah.
"Bagaimana masyarakat kita yang di kalangan bawah, yang merupakan mayoritas, bisa berkembang? Tidak ada cara lain, pendidikan. Pendidikan tapi harus sudah masuk ke teknologi. Kalau fisik, nggak mungkin terkejar," katanya.
Kedua, lanjut Hary, memberikan privilege. Harus ada kebijakan-kebijakan khusus yang memberikan masyarakat kecil kesempatan untuk berkembang.
Dia menambahkan, bila masyarakat produktif, mereka bisa mandiri bahkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sebagai entrepreneur. "Makin banyak yang akhirnya ikut membangun ekonomi nasional kita," ungkap HT.
Itu artinya, Indonesia bisa cepat menjadi negara maju seperti yang diidam-idamkan bersama. "Itu asumsi. Kalau asumsi tercapai, baru Indonesia yang dikatakan 2045 menjadi 4 atau 5 besar dunia," kata HT.
Ketua Umum DPP Pemuda Perindo Effendi Syahputra menjelaskan, kepengurusan yang awalnya gemuk kini dirampingkan menjadi 35 orang.
Lihat Juga :