Dampak Embargo India, Menkes: Stok Vaksin Indonesia Tinggal 7 Juta

Minggu, 28 Maret 2021 - 20:51 WIB
loading...
Dampak Embargo India,...
Petugas Puskesmas mengambil vaksin Covid-19 di Kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2021). FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan ( Menkes ) Budi Gunadi Sadikin menungkapkan bahwa tingginya kasus COVID-19 di India menyebabkan adanya embargo vaksin. Padahal sejumlah vaksin COVID-19 diproduksi di India.

"Ada berita buruk. India itu termasuk yang naik. Karena dia naik, dia embargo vaksinnya ga boleh keluar AstraZeneca yang dikirim ke WHO atau GAVI. Akibatnya panik WHO dan GAVI karena memang, India pabrik vaksin terbesar dunia di luar China. Jadi Novavax, AstraZeneca dibikin cukup besar di India. Saya dengar Pfizer juga ada. Akibatnya kurang suplay. Jadi direalokasi lagi," katanya saat rilis survei nasional Charta Politika, Minggu (28/3/2021).

Seperti diketahui, AstraZeneca merupakan salah satu vaksin yang digunakan Indonesia. Dia mengatakan bahwa AstraZeneca banyak digunakan di Eropa.

Baca juga: Jarak Suntikan Vaksinansi Covid-19 Diperpanjang 28 Hari, Ini Penjelasannya!

"Vaksin ini sudah masuk geopolitikal isu. Kita beruntung punya empat sumbernya. Satu kena masih ada 3 walaupun agak pincang-pincang. Saya ga kebayang Eropa hampir semuanya Astrazeneca," tuturnya.

Menurutnya, pada Maret hingga April, Indonesia seharusnya mendapat jatah 11 juta dosis AstraZeneca. "Dapatnya baru kayak kemarin 1,1 juta. Yang 10,6 juta nyangkut," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Menkes Sarankan Pemudik...
Menkes Sarankan Pemudik Istirahat Setiap 3 Jam: Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
120.472 Ribu Pasien...
120.472 Ribu Pasien Penyakit Kronis Dihapus PBI JK, Menkes Minta Langsung Direaktivasi
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Rekomendasi
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Berita Terkini
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved