Lewat Rumah Seni Budaya, PDIP Ajak Anak Muda Tak Sekadar Lestarikan Tradisi
Minggu, 28 Maret 2021 - 03:33 WIB
loading...
A
A
A
"Rumah Seni Budaya BKN Pusat PDI Perjuangan memberikan ruang seluasnya bagi generasi milenial untuk melakukan inovasi-inovasi. Tidak hanya sekedar melestarikan tradisi tetapi juga menyikapinya dalam bentuk kreasi-kreasi baru," ujar Aria dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/3/2021).
Baca juga: Politikus PDIP Sebut Megawati Siap Diganti, Tak Perlu "Impor" Pemain
Sekretaris BKN Pusat Rano Karno menambahkan BKN akan diisi dengan agenda dan kegiatan kebudayaan. "Ini yang akan dijalankan melalui platform pertunjukan langsung maupun pertunjukan secara virtual," imbuh Rano.
Lebih lanjut, secara filosofis, Aria Bima menjelaskan bahwa Indonesia setelah Reformasi 1998 adalah Indonesia yang bercita-cita untuk membentuk tatanan baru. Kehidupan ekonomi dan politik mengalami perubahan penting. Namun dalam perjalanannya, menjadi amat dominan mempengaruhi gerak dan dinamika hidup masyarakat.
Menurut Bima, dominasi ekonomi politik dalam kehidupan berbangsa merupakan konsekuensi logis. Tetapi dalam praktik, perubahan konfigurasi ekonomi dan politik yang terjadi cenderung menjadikan keindonesiaan sebagai suatu pasar dan politik sebagai suatu transaksi.
"Kompetisi yang sangat ketat dan keras dalam setiap momentum ekonomi dan politik memerlukan keseimbangan, sehingga keindonesiaan kita dapat lebih kuat," kata Aria Bima.
Baca juga: Politikus PDIP Sebut Megawati Siap Diganti, Tak Perlu "Impor" Pemain
Sekretaris BKN Pusat Rano Karno menambahkan BKN akan diisi dengan agenda dan kegiatan kebudayaan. "Ini yang akan dijalankan melalui platform pertunjukan langsung maupun pertunjukan secara virtual," imbuh Rano.
Lebih lanjut, secara filosofis, Aria Bima menjelaskan bahwa Indonesia setelah Reformasi 1998 adalah Indonesia yang bercita-cita untuk membentuk tatanan baru. Kehidupan ekonomi dan politik mengalami perubahan penting. Namun dalam perjalanannya, menjadi amat dominan mempengaruhi gerak dan dinamika hidup masyarakat.
Menurut Bima, dominasi ekonomi politik dalam kehidupan berbangsa merupakan konsekuensi logis. Tetapi dalam praktik, perubahan konfigurasi ekonomi dan politik yang terjadi cenderung menjadikan keindonesiaan sebagai suatu pasar dan politik sebagai suatu transaksi.
"Kompetisi yang sangat ketat dan keras dalam setiap momentum ekonomi dan politik memerlukan keseimbangan, sehingga keindonesiaan kita dapat lebih kuat," kata Aria Bima.
Lihat Juga :