130 Ribu Prajurit TNI di 10 Provinsi Jalani Vaksinasi Covid-19 AstraZeneca
Jum'at, 26 Maret 2021 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
Direncanakan pelaksanaan vaksinasi kepada prajurit TNI menggunakan Vaksin AstraZeneca akan selesai pada tanggal 2 April 2021. "Prajurit TNI yang melaksanakan vaksinasi menggunakan Vaksin AstraZeneca adalah para prajurit yang berada di basis, namun untuk prajurit yang masih melaksanakan dinas luar nantinya akan dilakukan pada hari Senin 29 Maret 2021," kata Panglima TNI.
Baca juga: Percepat Target Lansia, RS Bhayangkara Tulungagung Buat Terobosan Vaksinasi Drive Thru
Kepada prajurit TNI yang telah melaksanakan vaksinasi, Panglima TNI berpesan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Panglima TNI mengatakan, vaksinasi kepada prajurit TNI menjadi prioritas karena setelah menerima vaksin para prajurit akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam mendukung program pemerintah, baik dalam pelaksanaan PPKM Mikro, maupun sebagai petugas tracing kontak erat yang akan terjun langsung di tengah masyarakat.
“Setelah disuntik vaksin bukan berarti badan prajurit TNI menjadi kebal terhadap virus. Oleh sebab itu tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Vaksinasi membuat badan kita kuat dalam menghadapi virus seperti Covid-19. Oleh sebab itu penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan," tegasnya.
Baca juga: Percepat Target Lansia, RS Bhayangkara Tulungagung Buat Terobosan Vaksinasi Drive Thru
Kepada prajurit TNI yang telah melaksanakan vaksinasi, Panglima TNI berpesan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Panglima TNI mengatakan, vaksinasi kepada prajurit TNI menjadi prioritas karena setelah menerima vaksin para prajurit akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam mendukung program pemerintah, baik dalam pelaksanaan PPKM Mikro, maupun sebagai petugas tracing kontak erat yang akan terjun langsung di tengah masyarakat.
“Setelah disuntik vaksin bukan berarti badan prajurit TNI menjadi kebal terhadap virus. Oleh sebab itu tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Vaksinasi membuat badan kita kuat dalam menghadapi virus seperti Covid-19. Oleh sebab itu penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan," tegasnya.
(zik)
Lihat Juga :