130 Ribu Prajurit TNI di 10 Provinsi Jalani Vaksinasi Covid-19 AstraZeneca
Jum'at, 26 Maret 2021 - 20:07 WIB
loading...
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kasal Laksamana TNI Yudo Margono meninjau Vaksinasi Covid-19 AstraZeneca prajurit TNI di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakut, Jumat, 26 Maret 2021. Foto/Puspen TNI
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 130 ribu prajurit TNI menjalani vaksinasi Covid-19 AstraZeneca secara serentak di 10 provinsi. Kesepuluh provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, Maluku, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, dan Papua.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kasal Laksamana TNI Yudo Margono meninjau salah satu pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 AstraZeneca kepada prajurit TNI di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 26 Maret 2021.
Saat melaksanakan peninjauan tersebut, Panglima TNI mendapat penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Koarmada I Kolonel Laut (K) dr. Hengky Setyahadi terkait proses vaksinasi yang diberikan kepada prajurit TNI AL. Serbuan Vaksinasi kepada prajurit TNI bertujuan untuk mendukung program pemerintah untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
Baca juga: Jadi Pilot Project Zona Hijau COVID-19, Ubud Terapkan Vaksinasi Massal Sistem Banjar
Di hadapan awak media, Panglima TNI menjelaskan bahwa mulai hari ini, TNI melaksanakan vaksinasi dengan menggunakan Vaksin AstraZeneca sebanyak 130 ribu vaksin dan dilaksanakan secara serentak di 10 provinsi. "Hari ini sebanyak 130 ribu prajurit TNI secara serentak melaksanakan vaksin AstraZeneca di 10 Provinsi Indonesia dan secara simbolis saya meninjau pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di Kolinlamil," ujarnya seperti tertuang dalam rilis yang diterima SINDOnews.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kasal Laksamana TNI Yudo Margono meninjau salah satu pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 AstraZeneca kepada prajurit TNI di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 26 Maret 2021.
Saat melaksanakan peninjauan tersebut, Panglima TNI mendapat penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Koarmada I Kolonel Laut (K) dr. Hengky Setyahadi terkait proses vaksinasi yang diberikan kepada prajurit TNI AL. Serbuan Vaksinasi kepada prajurit TNI bertujuan untuk mendukung program pemerintah untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
Baca juga: Jadi Pilot Project Zona Hijau COVID-19, Ubud Terapkan Vaksinasi Massal Sistem Banjar
Di hadapan awak media, Panglima TNI menjelaskan bahwa mulai hari ini, TNI melaksanakan vaksinasi dengan menggunakan Vaksin AstraZeneca sebanyak 130 ribu vaksin dan dilaksanakan secara serentak di 10 provinsi. "Hari ini sebanyak 130 ribu prajurit TNI secara serentak melaksanakan vaksin AstraZeneca di 10 Provinsi Indonesia dan secara simbolis saya meninjau pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di Kolinlamil," ujarnya seperti tertuang dalam rilis yang diterima SINDOnews.
Lihat Juga :