PAN Minta Larangan Mudik Harus Diatur Waktunya Secara Jelas

Jum'at, 26 Maret 2021 - 15:29 WIB
loading...
PAN Minta Larangan Mudik...
Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay menyatakan pihaknya mengapresiasi kebijakan pemerintah yang melarang mudik Idul Fitri 2021. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay menyatakan pihaknya mengapresiasi kebijakan pemerintah yang melarang mudik Idul Fitri 2021 . Namun, Saleh meminta agar larangan mudik tersebut harus diatur waktunya secara jelas.

"Ini juga penting untuk disosialisasikan sejak sekarang ini supaya masyarakat sudah tau membuat planing atau rencana terkait dengan larangan ini," ujarnya saat dihubungi, Jumat (26/3/2021). Baca juga: Mudik Lebaran Dilarang, Angkutan Barang Masih Boleh Beroperasi

Saleh mengatakan setelah keluar kebijakan resmi ini maka pemerintah harus belajar dari pengalaman lebaran tahun lalu. Sebab, meski sudah ada larangan, masyarakat masih bisa lolos mudik, hal ini ditengarai karena minimnya koordinasi antar instansi.

"Jadi ke depan ini menurut saya selain adanya kebijakan ini yang sudah dikeluarkan harus dikawal dengan aparatur yang cukup, misalnya larangan aturan mudik itu harus dimulai kapan, dari tanggal berapa, sampe tanggal berapa misalnya itu," jelasnya.

"Sekarang kan sudah disebut bahwa mudik dilarang, tapi (larangan) mudik itu tanggal berapa, apakah sejak 1 Ramadhan atau setelah 15 Ramadhan atau seperti apa, saya belum baca aturannya tapi harus ada batasan itu," imbuh Anggota Komisi IX DPR itu.

Lebih lanjut Saleh percaya jika ada ketegasan waktu yang jelas maka masyarakat akan memahami kenapa larangan mudik kembali diterapkan tahun ini. Baca juga: Warganet Ramai-ramai Tolak Larangan Mudik

"Jadi kalau sudah dilarang ya dilarang aja, supaya ini tidak terjadi ya seperti rutinitas kita yang sebelum COVID-19 ini. Ini kan sebenarnya dilarang ini bukan untuk kita tapi untuk keselamatan kita, sehingga tidak ada persebaran COVID-19 atau pun tidak menunjukkan kalster-klaster baru, di mana ada mutasi satu kota ke kota lain cukup besar itu harus diperhatikan," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Viva Yoga Anggap Omongan...
Viva Yoga Anggap Omongan Saiful Mujani seperti Buih di Lautan
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Rekomendasi
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved