Butuh Kerja Bersama Mencapai Ketahanan Kesehatan Indonesia

Kamis, 25 Maret 2021 - 08:11 WIB
loading...
Butuh Kerja Bersama...
Ketua Majelis Wali Amanat UI, Saleh Husin mengatakan pandemi COVID-19 menjadi pengingat berharga bahwa negara-negara dengan investasi layanan, penelitian dan pengembangan serta industri kesehatan yang prima, mampu melindungi warga negaranya saat wabah mel
A A A
JAKARTA - Mengharapkan bidang kesehatan mampu melindungi langkah bangsa Indonesia meraih kehidupan yang lebih sejahtera melatarbelakangi Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia ( MWA UI ) yang menggandeng Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Nasional mengangkat ‘Ketahanan dan Kemandirian Kesehatan Indonesia ’ sebagai bahasan utama Webinar Series ke-2.

“Pandemi COVID-19 menjadi pengingat berharga bahwa negara-negara dengan investasi layanan, penelitian dan pengembangan serta industri kesehatan yang prima, mampu melindungi warga negaranya saat wabah melanda. Lebih jauh lagi, pada saat bersamaan, berlandaskan kekuatan teknologi dan industri, mereka bahkan mampu membantu negara lain,” ujar Ketua Majelis Wali Amanat UI, Saleh Husin dalam keterangannya, Kamis (25/3/2021). Baca juga: Kemenkes: Lebih 6,3 Juta Orang Telah Divaksinasi COVID-19 di Tanah Air

Menurutnya, kalau sebelumnya negara-negara maju di Amerika, Eropa serta Jepang adalah rujukan, kini ada Korea Selatan, China dan India yang juga dapat menjadi contoh bagaimana membangun ketahanan dan kemandirian dalam bidang kesehatan. “Dialog hari ini berupaya membuka pemahaman publik, sekaligus menyarikan rekomendasi bagi pemerintah akan strategisnya ketahanan di bidang kesehatan bagi bangsa kita yang tengah membidik capaian Indonesia Emas 2045,” kata Saleh yang juga Managing Director Sinar Mas ini.

Dia menuturkan belum lama obat herbal dari Tiongkok menjadi sangat populer dalam membangun daya tahan tubuh guna menghambat penyebaran COVID-19. Indonesia yang kaya dengan khazanah obat herbal tradisional mestinya dapat pula mengambil momentum tadi.

"Kemudian bagaimana telemedicine semakin menjadi pilihan ketika membatasi kontak fisik adalah keharusan. Terlebih negara kita memiliki jumlah penduduk yang besar, tersebar di kepulauan. Ke depan, lewat kerangka kesepakatan negara ASEAN, layanan medik antarnegara, termasuk berbasiskan telemedicine akan semakin terbuka,” ungkapnya memberikan gambaran pentingnya kerja sama pemerintah, perguruan tinggi, sektor privat berdasar aspirasi publik dalam menciptakan ketahanan di bidang kesehatan.

Dirinya hadir secara virtual bersama Rektor UI Ari Kuncoro mendampingi Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin yang menjadi pembicara kunci. Terbagi dalam dua sesi, secara bergantian tampil Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris UI sekaligus pakar kesehatan masyarakat, Agustin Kusumayati, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, Dekan Fakultas Kedokteran UI, Ari Fachrial Syam dalam sesi pertama. Baca juga: Mau Tahu soal Vaksin dan COVID? Yuk Kontak Layanan Hotline Edukasi Ini

Sedangkan sesi berikutnya, giliran Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro, Presiden Direktur PT Dexa Medica, Ferry A Soetikno, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, Dekan Fakultas Teknik UI, Hendri DS Budiono, Guru Besar Mikrobiologi dan Bioteknologi Farmasi Fakultas Farmasi UI, Amarila Malik, dan Wakil Direktur Pengembangan Bisnis dan Inovasi Indonesian Medical Education and Research Institute Fakultas Kedokteran UI, Budi Wiweko yang tampil.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Rekomendasi
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved