LBM Eijkman Sebut Kelanjutan Vaksin Nusantara Tergantung BPOM
Kamis, 25 Maret 2021 - 07:32 WIB
loading...
Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio pun menegaskan bahwa kelanjutan Vaksin Nusantara tergantung dari BPOM. Foto/BNPB
A
A
A
JAKARTA - Kelanjutan Vaksin Nusantara hingga saat ini masih belum ada kejelasan. Bahkan, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad pun meminta agar tidak ada yang menghambat Vaksin Nusantara melaksanakan uji klinis fase II dan III.
Vaksin yang digagas oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto tersebut saat ini distop sementara karena tidak mendapatkan izin uji klinis fase II dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Padahal, saat ini Vaksin Nusantara sudah melewati uji klinis fase I. Baca juga: Politikus Gerindra Angkat Bicara soal Penelitian Vaksin Nusantara Dihentikan
Lalu, bagaimana kelanjutan dari Vaksin Nusantara saat ini? Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio pun menegaskan bahwa ini tergantung dari BPOM. Amin mengatakan jika BPOM menganggap bahwa interim report Vaksin Nusantara belum lengkap.
“Jadi, kelanjutan ini tergantung dari interim reportnya. Itu kelanjutan uji klinis fase dua baru bisa dilakukan jika interim report-nya sudah diterima oleh BPOM. Tapi kan, BPOM masih menganggap interim report-nya belum cukup lengkap,” ujar Amin dalam keterangannya, Rabu (24/3/2021).
Amin pun mengatakan jika interim report dari Vaksin Nusantara ini lengkap, pasti akan disetujui oleh BPOM untuk dilanjutkan uji klinis selanjutnya. Ada kemungkinan tergantung situasi, apakah interim report-nya itu bisa diselesaikan. Ya, mudah-mudahan sih para peneliti bisa melengkapi data yang diterima,” jelasnya.
Vaksin yang digagas oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto tersebut saat ini distop sementara karena tidak mendapatkan izin uji klinis fase II dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Padahal, saat ini Vaksin Nusantara sudah melewati uji klinis fase I. Baca juga: Politikus Gerindra Angkat Bicara soal Penelitian Vaksin Nusantara Dihentikan
Lalu, bagaimana kelanjutan dari Vaksin Nusantara saat ini? Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio pun menegaskan bahwa ini tergantung dari BPOM. Amin mengatakan jika BPOM menganggap bahwa interim report Vaksin Nusantara belum lengkap.
“Jadi, kelanjutan ini tergantung dari interim reportnya. Itu kelanjutan uji klinis fase dua baru bisa dilakukan jika interim report-nya sudah diterima oleh BPOM. Tapi kan, BPOM masih menganggap interim report-nya belum cukup lengkap,” ujar Amin dalam keterangannya, Rabu (24/3/2021).
Amin pun mengatakan jika interim report dari Vaksin Nusantara ini lengkap, pasti akan disetujui oleh BPOM untuk dilanjutkan uji klinis selanjutnya. Ada kemungkinan tergantung situasi, apakah interim report-nya itu bisa diselesaikan. Ya, mudah-mudahan sih para peneliti bisa melengkapi data yang diterima,” jelasnya.
Lihat Juga :