Vaksinasi Jadi Syarat Perjalanan, Kemenkes Tegaskan Tidak Akan Terburu-buru

Kamis, 25 Maret 2021 - 06:34 WIB
loading...
Vaksinasi Jadi Syarat...
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi menegaskan tidak akan terburu-buru menjadikan kebijakan vaksinasi COVID-19 sebagai syarat perjalanan. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Siti Nadia Tarmizi menegaskan tidak akan terburu-buru menjadikan kebijakan vaksinasi COVID-19 sebagai syarat perjalanan.

“Jadi memang pentingnya implementasi untuk menggunakan sertifikat vaksinasi ini tidak akan buru-buru kita menjadikan suatu kebijakan. Tetapi tentunya akan dilihat dari berbagai aspek ya seperti itu,” ujar Nadia dalam keterangannya, Rabu (24/3/2021). Baca juga: PBNU Berpesan Agar Masyarakat Tak Perlu Takut Vaksinasi COVID-19

Nadia pun menegaskan bahwa seseorang yang sudah divaksinasi masih berpeluang untuk terpapar COVID-19. Apalagi, katanya, bahwa vaksinasi ini adalah mencegah untuk menurunkan derajat kesakitan atau sakit akibat terpapar COVID-19 tidak berat.

“Memang seorang yang sudah divaksinasi itu masih bisa sakit. Dan tentunya kita ketahui juga vaksin yang saat ini adalah bukan untuk mencegah untuk tidak tertular ya, tapi vaksinasi memang adalah untuk mencegah untuk kita tidak menjadi sakit atau kemudian sakit ini, sakitnya tidak menjadi berat,” je;as Nadia.

Nadia menjelaskan bahwa saat ini pemeriksaan laboratorium yakni tes rapid antigen, polymerase chain reaction (PCR), dan juga pengetesan COVID-19 lainnya juga masih harus diterapkan untuk menjadi syarat perjalanan. “Dan lternatif untuk pemeriksaan laboratorium sebelum penerbangan itu juga tetap harus. Karena seseorang yang divaksin itu masih memungkinkan untuk terinfeksi,” katanya.

Selain itu, lanjut Nadia, untuk menjadikan vaksinasi sebagai syarat perjalanan juga harus melihat situasi epidemiologi dan pengendalian kasus COVID-19. “Tentu juga kita lihat situasi epidemiologi dan pengendalian kasus COVID-19. Tentunya saat ini kasus masih bertambah juga masih belum bisa diterapkan.”

Apalagi, Nadia menambahkan bahwa vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat umum saja baru dilaksanakan pada bulan April, Mei dan diperkirakan baru akan selesai pada akhir bulan Desember 2021 mendatang. Baca juga: Maruf Amin Saran Perbanyak Libatkan Stakeholder untuk Genjot Vaksinasi

“Kita masih diskusi mengenai syarat perjalanan ini dan tentunya ini masih akan dimatangkan. Masih perjalanan panjang juga untuk vaksinasi ini, terutama nanti vaksinasi ini kepada masyarakat luas itu baru akan kita mulai pada bulan April-Mei, dan akan baru selesai di akhir Desember 2021,” tutup Nadia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
Prediksi 5 Negara yang...
Prediksi 5 Negara yang Tidak Akan Terlibat di Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved