BPS: Sebagian Besar Masyarakat Jalankan Kebijakan Pemerintah Atasi COVID-19

Selasa, 19 Mei 2020 - 21:29 WIB
loading...
BPS: Sebagian Besar...
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Hukum BPS, Endang Retno Sri Subiyandani mengungkapkan sebagian besar masyarakat mengetahui dan menjalankan kebijakan pemerintah untuk mengatasi pandemi COVID-19. Foto/SINDOnews/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Pandemi virus Corona (COVID-19) sebagian besar telah mengubah perilaku masyarakat. Bahkan di berbagai negara telah mendorong setiap pemerintah di masing-masing wilayah untuk membangun strategi kebijakan dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini.

Untuk upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19 pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai kebijakan di antaranya adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan mengkampanyekan kebiasaan hidup bersih dan sehat.
(Baca juga: Tolak Pelonggaran PSBB, Lakukan Tes Masif dan Penelusuran Agresif)

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Hukum Badan Pusat Statistik (BPS), Endang Retno Sri Subiyandani mengungkapkan sebagian besar masyarakat mengetahui dan menjalankan kebijakan pemerintah untuk mengatasi pandemi COVID-19.

“Dari survei sosial demografi dampak COVID-19 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik ketahui bahwa 87% responden mengaku mengetahui kebijakan physical distancing (jaga jarak),” ungkap Endang di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Dan 72% dari responden telah menjalankan imbauan untuk tarawih ada di rumah. Hal ini, kata Endang penting karena salah satu kegiatan yang dapat memutus penyebaran COVID-19 adalah dengan tetap di rumah, bekerja dari rumah, sekolah dari rumah dan beribadah dari rumah.

Selain itu dari survei sosial demografi dampak COVID-19 tersebut, Endang mengatakan diketahui juga bahwa sebagian besar responden telah menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat. “Kita dapat lihat bahwa 83% responden selalu menggunakan masker pada saat harus keluar rumah, 80% responden mengaku sering mencuci tangan selama 2 detik dengan sabun dan 63% responden selalu menjaga jarak minimal dengan orang terdekat.”

“Hal ini baik dan positif, namun tetap harus dipertahankan dan ditingkatkan karena pemutusan penyebaran COVID-19 butuh kedisiplinan yang tinggi dan kesadaran,” sambung Endang.

Apalagi, tegas Endang pada situasi seperti ini setiap negara dituntut harus dapat membuat kebijakan yang tepat sasaran untuk dapat menghasilkan kebijakan yang tepat. “Dibutuhkan data, tanpa data tidak akan ada informasi, tanpa informasi tidak akan dapat dibuat kebijakan yang tepat,” katanya. (Baca juga: Pemerintah Larang Salat Id Berjamaah di Luar Rumah, Ini Penjelasannya ).

Dan untuk menghasilkan data yang akurat dibutuhkan partisipasi yang sangat baik oleh masyarakat. “Oleh karena itu kegiatan pengumpulan data sangatlah penting selain survei sosial demografi dampak COVID-19,” jelas Endang.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
11 Juta PBI-JK Dinonaktifkan...
11 Juta PBI-JK Dinonaktifkan Bakal Dicek Ulang, Mensos: Tuntas 2 Bulan
Ekraf Tanah Air Semakin...
Ekraf Tanah Air Semakin Menjanjikan, Menyerap 27,4 Juta Pekerja
Seskab Teddy: Akurasi...
Seskab Teddy: Akurasi Data Jadi Fondasi Kebijakan Presiden Prabowo
NFA Gunakan Data BPS...
NFA Gunakan Data BPS Sebagai Rujukan, Kerja Sama Diperkuat
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Rekomendasi
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Amerika Serikat vs Belgia:...
Amerika Serikat vs Belgia: Setan Merah Siap Pulangkan Tuan Rumah Terakhir?
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved