33 RUU Prioritas 2021 Disahkan, Fraksi Demokrat Setujui dengan Catatan

Selasa, 23 Maret 2021 - 15:22 WIB
loading...
33 RUU Prioritas 2021...
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR, Marwan Cik Asan menyampaikan catatan fraksinya terkait disahkannya 33 RUU dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - DPR mengesahkan 33 Rancangan Undang-Undang ( RUU ) dalam daftar Program Legislasi Nasional ( Prolegnas) Prioritas 2021 dan Perubahan Prolegnas 2020-2024 dalam Rapat Paripurna, Selasa (23/3/2021) siang hari ini. 33 RUU ini sebelumnya mendapatkan persetujuan dalam Rapat Kerja (Raker) di Badan Legislasi (Baleg) DPR, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) sebagai perwakilan pemerintah dan DPD RI.

Namun, ada satu fraksi yakni Fraksi Partai Demokrat menyetujui Prolegnas Prioritas 2021 dengan catatan. Baca juga: DPR Sahkan 33 RUU Prioritas 2021 di Rapat Paripurna

“Alhamdulillah, penyusunan Prolegnas Prioritas 2021 telah selesai dilaksanakan, Bamus (Badan Musyawarah) selesai dilaksanakan. Hasil Bamus kemarin, satu fraksi yang melakukan komunikasi dengan pimpinan rapat untuk membacakan sikapnya,” ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dacso Ahmad selaku pimpinan Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Kemudian, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR, Marwan Cik Asan menyampaikan catatan fraksinya. Fraksi Partai Demokrat mengapresiasi kerja keras Fraksi dan Baleg bersama pemerintah terkait penyusunan Prolegnas Prioritas 2021 yang telah memakan waktu dan pekerjaan yang melelahkan Anggota DPR.

“Kita menyadari bahwa tidak semua aspirasi dan keinginan kita terhadap undang-undang di 2021 ini tidak bisa kita selesaikan,” kata Marwan di kesempatan sama.

Fraksi Partai Demokrat, Marwan berpendapat bahwa seyogyanya keterbatasan waktu yang dimiliki 7-8 bulan dan dalam suasana masih COVID-19 semestinnya memilah dan memilih UU prioritas yang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Kemudian, sambung dia, pihaknya memandang beberapa UU tetap penting untuk didiskusikan dan dibahas. Di antaranya adalah UU Pemilu, belajar Pemilu 2019, Pileg dan Pilpres dalam waktu bersamaan menguras energi anak bangsa, menguras biaya dan memecah konsentrasi masyarakat karena, begitu banyak yang harus dipilih, meskipun Pemilu 2024 akan dilakukan beberapa kali.

“Namun, kami mendukung penuh, RUU Obat dan Makanan, RUU Wabah, RUU Daerah Kepulauan, RUU Perlindungan Data Pribadi, RUU Otsus Papua dan RUU lainnnya kami rasa saat diperlukan oleh DPR,” ungkapnya. Baca juga: DPR Dukung Kemenkumham Prioritaskan RKUHP dan RUU PAS Masuk Prolegnas 2021

“Kami meminta untuk memilih dan memilah, karena 33 RUU tidak mungkin kita selesaikan di 2021 ini,” tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved