Ketum Apindo Tak Terusik dengan Cuitan Jumhur Hidayat
Senin, 22 Maret 2021 - 14:48 WIB
loading...
- Ketum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menyebutkan, cuitan aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M Jumhur Hidayat tidak meresahkan, khususnya bagi para pengusaha. Foto/Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) Hariyadi Sukamdani menyebutkan, cuitan aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M Jumhur Hidayat tidak meresahkan, khususnya bagi para pengusaha. Sebabnya, Jumhur tak menjelaskan secara spesifik tentang pengusaha yang dianggap rakus tersebut.
"Yang jelas kami tidak merasa terusik karena tidak spesifik menunjuk pengusaha siapa," ujarnya di persidangan PN Jakarta Selatan, Senin (22/3/2021).
Pernyataan itu dikatakan Hariyadi saat dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan dugaan kasus penyebaran berita hoaks dengan terdakwa aktivis KAMI M Jumhur Hidayat pada Senin (22/3/2021) ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa. Hariyadi mengatakan itu saat ditanya oleh terdakwa Jumhur terkait pernyataannya kepada pengusaha.
Baca juga: Pengacara Sebut Jumhur Hidayat Dijadikan Tahanan Politik
Hariyadi juga menjelaskan, kalau protes-protes terkait UU Ciptaker yang dilakukan oleh para buruh karena menganggap aturan itu memihak para pengusaha juga merupakan hal biasa. "Itu biasa," katanya.
"Yang jelas kami tidak merasa terusik karena tidak spesifik menunjuk pengusaha siapa," ujarnya di persidangan PN Jakarta Selatan, Senin (22/3/2021).
Pernyataan itu dikatakan Hariyadi saat dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan dugaan kasus penyebaran berita hoaks dengan terdakwa aktivis KAMI M Jumhur Hidayat pada Senin (22/3/2021) ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa. Hariyadi mengatakan itu saat ditanya oleh terdakwa Jumhur terkait pernyataannya kepada pengusaha.
Baca juga: Pengacara Sebut Jumhur Hidayat Dijadikan Tahanan Politik
Hariyadi juga menjelaskan, kalau protes-protes terkait UU Ciptaker yang dilakukan oleh para buruh karena menganggap aturan itu memihak para pengusaha juga merupakan hal biasa. "Itu biasa," katanya.
Lihat Juga :