Sinar BLU di Masa Pandemi

Senin, 22 Maret 2021 - 06:00 WIB
loading...
A A A
Besarnya beban belanja negara di masa pandemi tak mengurangi kewajiban pemerintah untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik di segala bidang. Oleh sebab itu, pemerintah perlu terus berupaya mencari alternatif untuk dapat meringankan beban pemerintah dalam penyediaan layanan publik. Terkait hal ini, Badan Layanan Umum (BLU) dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat membantu pemerintah dalam penyediaan layanan publik. BLU berperan penting di antaranya melalui penanganan bidang kesehatan, dukungan untuk bidang pendidikan, serta bantuan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan usaha ultramikro. Kemampuan menjalankan aktivitas bisnis yang fleksibel dengan menonjolkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas, serta tetap akuntabel membuat BLU mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cepat.

Fakta menunjukkan bahwa BLU tetap mampu memberikan layanan terbaiknya meski di tengah pandemi. Sebagai agen pemerintah dalam penyediaan layanan publik yang tidak mengutamakan keuntungan, BLU turut berkontribusi di masa pandemi ini. BLU rumpun kesehatan, dalam hal ini rumah sakit (RS) BLU menangani 34 juta pasien selama tahun 2020, dan 75 RS BLU menjadi RS rujukan penanganan pasien Covid-19. Di bidang usaha masyarakat, BLU memberikan dukungan bantuan permodalan kepada 3.406.629 debitur usaha ultramikro.

BLU merupakan bagian dari agen pemerintah yang memiliki kontribusi dalam penerimaan negara melalui penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Data menunjukkan bahwa selama 10 tahun terakhir kontribusi BLU dalam penerimaan negara terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2012 porsi PNBP terhadap keseluruhan anggaran BLU ini adalah 53,7%, sedangkan 46,3% BLU masih bergantung dari APBN. Lalu, pada tahun 2020 porsi PNBP naik dari 53,7% menjadi 79,21% dan ketergantungan terhadap APBN menurun jadi 20,79%. Selain itu, data juga menunjukkan bahwa ketergantungan anggaran BLU terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga terus mengalami penurunan yang signifikan dalam delapan tahun terakhir. Pada 2020, porsi PNBP naik dari 53,7% menjadi 79,21%. Sementara ketergantungan terhadap APBN menurun menjadi 20,79%. Sebab itu, kini BLU dinilai semakin mandiri dalam menjalankan fungsinya.

Selanjutnya, perkembangan BLU juga tercermin dari data Kementerian Keuangan yang mencatat bahwa terdapat peningkatan jumlah BLU dari 236 badan pada 2019 menjadi 244 badan sepanjang 2020. Tercatat BLU pada 2020 setidaknya terdiri atas 105 bidang kesehatan, 101 bidang pendidikan, 10 pengelolaan dana, 5 pengelolaan kawasan, dan 23 BLU penyediaan barang dan jasa lainnya. Peningkatan jumlah BLU tersebut terjadi tak lain seiring dinamika layanan yang semakin berkembang sehingga alternatif pilihan BLU pun menjadi meningkat.

Prestasi perkembangan BLU tak henti diukir bahkan meski di masa pandemi. PNBP BLU justru mengalami kenaikan ketika komponen penerimaan negara lain selama masa pandemi mengalami penurunan. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa pada 2020 penerimaan dari BLU mencapai Rp69,68 triliun atau jauh melampaui dari target sebesar Rp50 triliun. Angka penerimaan BLU 2020 ini lebih tinggi dibandingkan realisasi periode sama 2019 sebesar Rp48,9 triliun. Penerimaan BLU di tahun 2020 didominasi oleh bidang kesehatan yang memang saat ini merupakan garda utama dalam menghadapi pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenaikan Tiket Masuk...
Kenaikan Tiket Masuk MNI Menurunkan Kepercayaan Publik ke Pengelola
Dana PNBP Rp705 Miliar...
Dana PNBP Rp705 Miliar Belum Cair, Moeldoko Dorong Faskes TNI Jadi BLU
Tak Berperikemanusiaan,...
Tak Berperikemanusiaan, DPR Minta Penimbun Obat Corona Dihukum Maksimal
Kamrussamad Bersama...
Kamrussamad Bersama BI Institute Luncurkan Buku Le’Parle Covidnomics
Apresiasi Kerja Cepat,...
Apresiasi Kerja Cepat, Ketua DPD RI: Tak Boleh Ada Kekerasan saat PPKM
Gotong Royong Dinilai...
Gotong Royong Dinilai Jadi Kunci Menangkan Pertempuran Lawan Corona
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
BLU Pendidikan Didorong...
BLU Pendidikan Didorong Berinovasi dan Memperkuat Daya Saing di Tingkat Global
Begini Suasana Hotel...
Begini Suasana Hotel Sultan Jelang Eksekusi Pengosongan
Rekomendasi
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved