Poster Hoaks Puan-Moeldoko Dinilai Perkeruh Kisruh Internal Demokrat

Sabtu, 20 Maret 2021 - 10:24 WIB
loading...
A A A
Rudi meminta terhadap para korban fitnah dan hoaks ini untuk melaporkan kepihak berwajib agar dapat di proses secara hukum, karena jika terus dibiarkan sangat membahayakan keberlangsungan demokrasi negara ini.

"Saya tidak tahu luapan amunisi atau jebakan apa yang digelontorkan oleh kelompok-kelompok pro Demokrat versi AHY. Tapi menurut saya ini sangat berbahaya, mudah-mudahan ini tidak dilakukan secara sistemik atau resmi dari Partai Demokrat, kalaupun Ini dilakukan oleh orang pro Partai Demokrat selayaknya siapapun dia baik SBY maupun AHY harus menegura keras orang-orang itu," ungkapnya.

Masih kata Rudi, masalah hoaks ini jangan sampai memperkeruh suasana Selesaikan masalah internal di Partai Demokrat sendiri jangan menarik-narik orang lain karena sangat berbahaya.

"Saya sudah beberapa kali mengkritik tentang hal ini, apapun terjadi harus diakui Pak SBY Pak AHY bahwa di internal anda Partai Demokrat ada something wrong atau sesuatu yang salah kalau semuanya baik-baik saja tidak mungkin ada pembangkangan massal seperti ini," jelas Rudi.

"SBY dan AHY harus menertibkan kelompok-kelompok yang pro ini jangan pernah boleh Sebutkan post truth atau informasi informasi palsu yang dapat memperkeruh suasana," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Rekomendasi
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Berita Terkini
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Infografis
Sejarah, Puan Maharani...
Sejarah, Puan Maharani Menjadi Ketua DPR 2 Periode
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved