Wapres Akan Buka Forum Bisnis Digital yang Digelar Himpunan Pengusaha Nahdliyin
Sabtu, 20 Maret 2021 - 13:59 WIB
loading...
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua HPN DKI Jakarta Samsul B Ibrahim, mengatakan, Wapres KH Ma’ruf Amin akan membuka Forum Bisnis Digital yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin akan membuka Forum Bisnis Digital yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN), di Renaissance Resort Life Style 5 Stars Hotel Bali, 26-28 Maret 2021 mendatang.
Kegiatan bertema Go Digital rencananya dihadiri 300 pengusaha Nahdliyin terkemuka yang berasal dari 25 Provinsi, 150 Kabupaten Kota dan pelaku digital. “Kegiatan ini dilakukan untuk mempertemukan seluruh stakeholders business digital terkemuka nasional, dan Wakil Presiden Kiai Ma’ruf Amin sudah confirm membuka kegiatan ini,” ujar Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua HPN DKI Jakarta Samsul B Ibrahim, Sabtu (20/3/2021). Baca juga: Bantu Nahdliyin Pahami Era Digitalisasi, TV NU Gelar Talk Show Disrupsi Teknologi
Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PB NU) KH Said Aqil Siradj, Pengamat Ekonomi Iman Sugema, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta, Menurut Samsul, juga dipastikan memberikan materi dalam forum bisnis ini. “Sedangkan Menteri BUMN Erick Thohir selaku Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah masih menunggu konfirmasi,” kata Samsul. Baca juga: Kiat Himpunan Pengusaha Nahdliyin Bangkitkan Ekonomi di Masa Pandemi
Menurut Samsul, forum bisnis ini akan diisi dengan beberapa kegiatan tematik dan diberikan fasilitas hotel bintang 5, ruang transaksi bisnis (business dealing lounge). Pelaku bisnis digital juga diberikan kesempatan untuk memberikan presentasi mendalam tentang produk digitalnya (In depth product), disediakan venue pameran product pelaku bisnis digital (Digital Booth Promotion), dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Semua peserta yang merupakan pelaku bisnis digital dari kalangan Nahdliyin, akan bertemu dan diharapkan terjalin kerja sama untuk menghadapi tantangan global yang makin besar di masa depan,” tegas Samsul.
Tujuan kegiatan ini, papar Samsul, adalah untuk memberikan pendampingan Usaha Mikro,Kecil dan Menengah hingga “Go Digital”, menjalankan program pengembangan bisnisinfrastruktur digital, menjalankan program pengembangan bisnis platform dan aplikasi digital dan mendorong dan mengembangkan bisnis keuangan digital.
Kegiatan bertema Go Digital rencananya dihadiri 300 pengusaha Nahdliyin terkemuka yang berasal dari 25 Provinsi, 150 Kabupaten Kota dan pelaku digital. “Kegiatan ini dilakukan untuk mempertemukan seluruh stakeholders business digital terkemuka nasional, dan Wakil Presiden Kiai Ma’ruf Amin sudah confirm membuka kegiatan ini,” ujar Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua HPN DKI Jakarta Samsul B Ibrahim, Sabtu (20/3/2021). Baca juga: Bantu Nahdliyin Pahami Era Digitalisasi, TV NU Gelar Talk Show Disrupsi Teknologi
Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PB NU) KH Said Aqil Siradj, Pengamat Ekonomi Iman Sugema, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta, Menurut Samsul, juga dipastikan memberikan materi dalam forum bisnis ini. “Sedangkan Menteri BUMN Erick Thohir selaku Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah masih menunggu konfirmasi,” kata Samsul. Baca juga: Kiat Himpunan Pengusaha Nahdliyin Bangkitkan Ekonomi di Masa Pandemi
Menurut Samsul, forum bisnis ini akan diisi dengan beberapa kegiatan tematik dan diberikan fasilitas hotel bintang 5, ruang transaksi bisnis (business dealing lounge). Pelaku bisnis digital juga diberikan kesempatan untuk memberikan presentasi mendalam tentang produk digitalnya (In depth product), disediakan venue pameran product pelaku bisnis digital (Digital Booth Promotion), dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Semua peserta yang merupakan pelaku bisnis digital dari kalangan Nahdliyin, akan bertemu dan diharapkan terjalin kerja sama untuk menghadapi tantangan global yang makin besar di masa depan,” tegas Samsul.
Tujuan kegiatan ini, papar Samsul, adalah untuk memberikan pendampingan Usaha Mikro,Kecil dan Menengah hingga “Go Digital”, menjalankan program pengembangan bisnisinfrastruktur digital, menjalankan program pengembangan bisnis platform dan aplikasi digital dan mendorong dan mengembangkan bisnis keuangan digital.
Lihat Juga :