Pengamat Nilai Tulisan SBY Ekspresi Hadapi Situasi Demokrat

Jum'at, 19 Maret 2021 - 09:12 WIB
loading...
Pengamat Nilai Tulisan...
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum lama ini membuat tulisan berjudul Kebenaran dan Keadilan Datangnya Sering Terlambat, Tapi Pasti. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Belum lama ini, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat tulisan berjudul “Kebenaran dan Keadilan Datangnya Sering Terlambat, Tapi Pasti”. Tulisan yang dibuat pada 15 Maret 2021 itu ditayangkan di media sosial Facebook, Youtube SBY dan akun Instagram istrinya, Ani Yudhoyono in Memoriam.

Menanggapi hal itu, pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam menilai tulisan SBY tersebut sebagai ekspresi menghadapi situasi Partai Demokrat saat ini. "Tulisan SBY tersebut mungkin bisa disebut atas ekspresi menghadapi situasi Demokrat hari ini," ujar Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Jumat (19/3/2021). Baca juga: Di Tengah Kisruh Demokrat, SBY Bicara soal Kebenaran dan Keadilan

Arif melihat ada curhat kekecewaan karena orang-orang yang pernah bersama SBY ternyata sekarang meninggalkan. Selain itu, kata Arif, SBY dalam tulisannya itu berbicara keadilan. Sebab, dalam konflik internal Demokrat hari ini, kata dia, SBY sedang berjuang mencari keadilan. "Tulisan tersebut tentu akan multitafsir namun setidaknya tulisan ini sebagai respons terhadap kemelut Partai Demokrat hari ini," pungkasnya. Baca juga: Bicara Kebenaran, SBY: Ya Allah, Kabulkanlah Permintaanku

Sekadar diketahui, dualisme kini melanda Partai Demokrat setelah mereka yang kontra dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menetapkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Baca juga: Curhat lewat Tulisan, SBY: Perbuatan Sejumlah Sahabat Sangat Melukaiku

Kubu AHY maupun Moeldoko kini sedang adu kuat untuk menguasai partai berlambang mercy itu. Alhasil, bola panas kini di tangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), apakah akan mengesahkan pengurus Partai Demokrat kubu Moeldoko atau menolaknya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Rekomendasi
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Berita Terkini
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved