Penduduk Miskin Mendekati 30 Juta

Jum'at, 19 Maret 2021 - 06:09 WIB
loading...
A A A
Dalam laporan IEP yang dirilis akhir tahun lalu, Bank Dunia membeberkan bahwa makanan menyumbang rata-rata pengeluaran rumah tangga seluruh Indonesia mencapai sekitar 55,3%. Adapun kelompok masyarakat miskin menghabiskan sekitar 64,3% pengeluarannya untuk mendapatkan makanan. Sementara itu, masyarakat kelas menengah ke atas mengalokasikan pengeluarannya sekitar 41,9% untuk membeli makanan.

Lebih spesifik lagi, pengeluaran untuk pembelian makanan pokok seperti beras. Hasil survei Bank Dunia menunjukkan untuk 20% kelompok masyarakat paling miskin ternyata menghabiskan 12,2% pengeluarannya untuk beli beras, sedang untuk orang kaya hanya menggunakan 4,1% dari pengeluarannya. Masalah ini tidak boleh berkepanjangan sebab jelas akan berdampak lebih buruk ke depan.

Untuk mengatasi tantangan ketahanan pangan tersebut Bank Dunia merekomendasikan tiga langkah. Pertama, pendekatan ketahanan pangan diperluas sebagaimana tertuang dalam Undang Undang (UU) Pangan. Kedua, tujuan dan instrumen kebijakan disesuaikan kembali, dan cakupan kebijakan didefinisikan kembali. Ketiga, pengeluaran publik perlu dialokasikan kembali guna meraih dampak lebih besar dan produktif. Selain itu, untuk urusan daya saing, World Bank merekomendasikan beralih dari melindungi pasar domestik dengan pembatasan impor. Selanjutnya, membuka pasar ekspor yang lebih luas bagi produsen dalam negeri. Rekomendasi tersebut terlihat mulai sejalan dengan kebijakan pemerintah belakangan ini yang mulai fokus membidik pasar ekspor non tradisional atau di luar pasar China, Amerika Serikat dan Jepang.

Meningkatnya angka penduduk miskin sebagai dampak dari pandemi Covid-19 bukan hanya menimpa Indonesia. Berbagai negara di belahan bumi ini terus berkutak bagaimana menahan laju angka kemiskinan dan bagaimana membuat daya beli masyarakat semakin menguat. Angka pengangguran melaju begitu cepat seiring dengan datangnya badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang berujung pada peningkatan angka kemiskinan.

Sebelumnya, pemerintah selalu membanggakan telah sukses menekan angka kemiskinan dari level 11,25% pada Maret 2014 menurun ke level 9,2% pada September 2019. Angka tersebut memang patut dibanggakan karena tercatat sebagai angka kemiskinan terendah sepanjang sejarah Indonesia. Sayangnya, kebanggaan itu hanya bertahan tak lebih dari setahun. Kini angka kemiskinan kembali dua digit lagi. Kita berharap, angka kemiskinan bisa kembali melandai lagi seiring dengan berbagai upaya pemerintah dalam menaklukkan pandemi Covid-19.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas
BSKDN Kembangkan Instrumen...
BSKDN Kembangkan Instrumen untuk Ukur Kinerja Pemda Turunkan Pengangguran
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Rekomendasi
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved