Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:07 WIB
loading...
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto memprediksi pada 5-10 tahun mendatang terjadi pengangguran intelektual dokter. Hal ini disebabkan menjamurnya fakultas kedokteran (FK). Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto memprediksi pada 5-10 tahun mendatang terjadi pengangguran intelektual dokter . Hal ini disebabkan menjamurnya fakultas kedokteran (FK).

"Dengan pencanangan fakultas kedokteran yang menjamur, 5 sampai dengan 10 tahun mendatang saya perkirakan akan terjadi pengangguran intelektual dokter," ujar Slamet dalam podcast atau siniar To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Sabtu (16/5/2026).

Slamet mengatakan, penting untuk dilakukan kuota mahasiswa fakultas kedokteran. Misal, di Kalimantan penduduknya berapa, bisa dihitung kebutuhan dokternya berapa. "Jumlah penduduknya sekian, berarti kamu hanya nerima sekian. Itu harus dilakukan, tidak digeneralisir bisa menerima banyak, semua sesuai kebutuhan," katanya.

Baca Juga: Prabowo Mau Buka Kampus Kedokteran Gratis, Negara Biayai Penuh

Menurut Slamet, saat ini FK muncul di mana-mana, jumlah dokternya berlebih. Namun, faktanya pemerintah mengangkat dokter hanya 10-18 persen dari jumlah lulusan FK. "Kalau ini diproduksi lagi (lulusan FK), siapa yang bertanggung jawab. Lulusannya mau ke mana, akhirnya ke Jakarta lagi, ke Surabaya lagi, kota-kota besar lagi," ujarnya.

Slamet menganalogikan, jika dirinya pemilik pabrik dan produksinya harus lebih banyak, dia punya kewajiban menyalurkan. "Lah, ini dibiarkan, akhirnya terjadi penumpukan."

Menurut Slamet, idealnya rasio dokter dibanding jumlah penduduk adalah 1:3.000. "Kalau 1 berbanding 3.000, satu dokter sehari meriksa sekitar 20 sampai 30 pasien. Tapi, kalau 1 berbanding 1.000, sehari meriksa 4 pasien. Delapan jam dibagi 4, berarti satu pasien 2 jam," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panggil Legislator yang...
Panggil Legislator yang Diduga Intimidasi Dokter Icha, Golkar Siapkan Sanksi
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
Sering Mengantuk Habis...
Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah
Rekomendasi
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved