Jurnalis MNC Media Ikuti Uji Kompetensi Wartawan Dewan Pers
Kamis, 18 Maret 2021 - 11:47 WIB
loading...
Puluhan jurnalis dari MNC Media di Provinsi DKI Jakarta mengikuti Uji Kompetensi Wartawan yang digelar Dewan Pers bekerja sama dengan MNC Media. Foto/Carlos Roy
A
A
A
JAKARTA - Puluhan jurnalis dari MNC Media di Provinsi DKI Jakarta mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diadakan oleh Dewan Pers bekerja sama dengan MNC Media di Ballroom Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021).
Direktur Pemberitaan News Gathering MNC Media Apreyvita Wulansari mengatakan pihaknya sudah melakukan rutin kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). "Sebagai media besar MNC Group harus memiliki jurnalis yang tangguh, salah satunya untuk mencapai hal tersebut kita rutin mengadakan UKW," ujar Apreyvita Wulansari.
Ia menyebut UKW tersebut amat dibutuhkan untuk jurnalis yang ada di MNC. Untuk itu, pihaknya memulai ujian standar kompetensi untuk semakin memperbanyak jumlah jurnalis yang sudah tersertifikasi Dewan Pers sebanyak 17.800 jurnalis.
Baca juga: Dewan Pers dan PWI Gelar UKW di Medan, 50 Kompeten
"Dengan banyaknya kegiatan seperti ini, setidaknya MNC bisa menjadi kontribusi wartawan terverifikasi sesuai kebutuhan media saat ini banyak berita hoaks, sehingga diperlukan jurnalis tangguh menyikapi hal tersebut," tambah Apreyvita Wulansari.
Direktur Pemberitaan News Gathering MNC Media Apreyvita Wulansari mengatakan pihaknya sudah melakukan rutin kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). "Sebagai media besar MNC Group harus memiliki jurnalis yang tangguh, salah satunya untuk mencapai hal tersebut kita rutin mengadakan UKW," ujar Apreyvita Wulansari.
Ia menyebut UKW tersebut amat dibutuhkan untuk jurnalis yang ada di MNC. Untuk itu, pihaknya memulai ujian standar kompetensi untuk semakin memperbanyak jumlah jurnalis yang sudah tersertifikasi Dewan Pers sebanyak 17.800 jurnalis.
Baca juga: Dewan Pers dan PWI Gelar UKW di Medan, 50 Kompeten
"Dengan banyaknya kegiatan seperti ini, setidaknya MNC bisa menjadi kontribusi wartawan terverifikasi sesuai kebutuhan media saat ini banyak berita hoaks, sehingga diperlukan jurnalis tangguh menyikapi hal tersebut," tambah Apreyvita Wulansari.
Lihat Juga :