MPR: Jadikan Cinta Produk Dalam Negeri Bagian dari Meningkatkan Nasionalisme
Rabu, 17 Maret 2021 - 20:57 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengimbau agar menjadikan cinta produk dalam negeri bagian dari upaya meningkatkan nasionalisme. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Seruan untuk mencintai produk dalam negeri harus dimaknai sebagai gerakan kultural, yang merupakan bagian dari upaya menanamkan nasionalisme terhadap setiap elemen bangsa.
"Semangat kemandirian bangsa sebenarnya sudah dicanangkan pendiri bangsa sejak bangsa ini berdiri. Ajakan cinta produk dalam negeri merupakan bagian dari semangat kemandirian itu," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Manifesto Cinta Produksi Dalam Negeri dalam Strategi Pemulihan Ekonomi yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (17/3/2021). Baca juga: Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing, Pengamat: Dukung dengan Kebijakan Strategis
Diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI, Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Luthfi Assyaukanie itu dihadiri Wakil Ketua DPR RI Periode 2019 – 2024 Rachmat Gobel, Menteri Perdagangan RI Periode 2016 – 2019 Enggartiasto Lukita, Guru Besar Institut Pertanian Bogor Ilmu Perilaku Konsumen Ujang Sumarwan dan Penenun dari Sumba Timur Rambu Chiko sebagai narasumber. Selain itu juga menghadirkan Jurnalis & News Anchor, CNN Indonesia Maggie Calista dan Founder Indonesia 2030/UN Development Specialist Muhammad Erfan Apriyanto sebagai penanggap. Baca juga: KPK Telisik Aliran Duit Korupsi Edhy Prabowo ke Seorang Biduan
Namun, bingkai kemandirian saat ini harus dijalankan dengan perspektif yang lebih dinamis. Karena, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia dan relasinya dalam sistem perdagangan global, tidak mungkin mengisolasi diri dengan proteksionisme yang berpotensi menumpulkan daya kompetitif bangsa. ”Sebaiknya kita sebagai bangsa untuk mencintai produk dalam negeri harus mengedepankan titik berat pada peningkatan daya saing berbagai produk yang dihasilkan anak bangsa,” anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu.
Daya saing tersebut, jelas Rerie, bisa diwujudkan dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi dengan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya energi bagi kemakmuran rakyat. Jadi gerakan mencintai produk dalam negeri, menurut Rerie, harus diwujudkan lewat kemandirian berbasis inovasi, kedaulatan ekonomi serta ketahanan ekonomi.
"Semangat kemandirian bangsa sebenarnya sudah dicanangkan pendiri bangsa sejak bangsa ini berdiri. Ajakan cinta produk dalam negeri merupakan bagian dari semangat kemandirian itu," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Manifesto Cinta Produksi Dalam Negeri dalam Strategi Pemulihan Ekonomi yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (17/3/2021). Baca juga: Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing, Pengamat: Dukung dengan Kebijakan Strategis
Diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI, Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Luthfi Assyaukanie itu dihadiri Wakil Ketua DPR RI Periode 2019 – 2024 Rachmat Gobel, Menteri Perdagangan RI Periode 2016 – 2019 Enggartiasto Lukita, Guru Besar Institut Pertanian Bogor Ilmu Perilaku Konsumen Ujang Sumarwan dan Penenun dari Sumba Timur Rambu Chiko sebagai narasumber. Selain itu juga menghadirkan Jurnalis & News Anchor, CNN Indonesia Maggie Calista dan Founder Indonesia 2030/UN Development Specialist Muhammad Erfan Apriyanto sebagai penanggap. Baca juga: KPK Telisik Aliran Duit Korupsi Edhy Prabowo ke Seorang Biduan
Namun, bingkai kemandirian saat ini harus dijalankan dengan perspektif yang lebih dinamis. Karena, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia dan relasinya dalam sistem perdagangan global, tidak mungkin mengisolasi diri dengan proteksionisme yang berpotensi menumpulkan daya kompetitif bangsa. ”Sebaiknya kita sebagai bangsa untuk mencintai produk dalam negeri harus mengedepankan titik berat pada peningkatan daya saing berbagai produk yang dihasilkan anak bangsa,” anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu.
Daya saing tersebut, jelas Rerie, bisa diwujudkan dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi dengan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya energi bagi kemakmuran rakyat. Jadi gerakan mencintai produk dalam negeri, menurut Rerie, harus diwujudkan lewat kemandirian berbasis inovasi, kedaulatan ekonomi serta ketahanan ekonomi.
Lihat Juga :