BW Singgung Brutalitas Era Jokowi, Demokrat Kubu Moeldoko: Bahasanya Sangat Ganas
Sabtu, 13 Maret 2021 - 20:56 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi saya perlu luruskan ini tidak ada hubungannya dengan Pak Presiden, Wapres, Menkumham. Tidak ada ini. Ini murni pribadi Bapak Moeldoko. Jelas ya," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto menjadi pengacara Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). BW selaku perwakilan tim hukum kubu AHY menggugat 10 pihak penggerak KLB Sibolangit yang menghasilkan Moeldoko sebagai Ketua Umum.
BW juga mengatakan penyelenggaraan KLB Sibolangit telah menginjak-injak AD/ART Partai Demokrat. Menurut dia, jika KLB tersebut diakomodasi oleh negara maka ini bentuk brutalitas demokratik di era Jokowi. Baca juga: Kesan Dizalimi Bikin AHY Menyodok ke Empat Besar Bayangi Prabowo, Emil dan Ganjar
"Tadi ada juga yang menarik disampaikan, dasar konstitusi partai juga diinjak-injak, kalau ini diakomodasi, difasilitasi, tindakan seperti ini bukan hanya sekadar abal-abal, tapi brutalitas demokratik yang terjadi di negara ini pada periode kepemimpinan Pak Jokowi. Mudah-mudahan ini bisa diatasi," ujar BW di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat 12 Maret 2021.
Sebagaimana diketahui, mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto menjadi pengacara Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). BW selaku perwakilan tim hukum kubu AHY menggugat 10 pihak penggerak KLB Sibolangit yang menghasilkan Moeldoko sebagai Ketua Umum.
BW juga mengatakan penyelenggaraan KLB Sibolangit telah menginjak-injak AD/ART Partai Demokrat. Menurut dia, jika KLB tersebut diakomodasi oleh negara maka ini bentuk brutalitas demokratik di era Jokowi. Baca juga: Kesan Dizalimi Bikin AHY Menyodok ke Empat Besar Bayangi Prabowo, Emil dan Ganjar
"Tadi ada juga yang menarik disampaikan, dasar konstitusi partai juga diinjak-injak, kalau ini diakomodasi, difasilitasi, tindakan seperti ini bukan hanya sekadar abal-abal, tapi brutalitas demokratik yang terjadi di negara ini pada periode kepemimpinan Pak Jokowi. Mudah-mudahan ini bisa diatasi," ujar BW di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat 12 Maret 2021.
(kri)
Lihat Juga :